Menyambut Musim Baru, Ranieri Lupakan Leicester

Menyambut Musim Baru, Ranieri Lupakan Leicester

Paris - Pelatih baru Nantes, Claudio Ranieri menegaskan bahwa dirinya kini lebih memilih untuk menatap ke depan, seiring persiapan timnya melakoni tantangan baru di Ligue 1, usai cerita masa lalunya bersama Leicester yang berujung pahit.

Manager asal Italia itu secara mengejutkan didepak oleh Foxes pada Februari silam, dan itu hanya berselang delapan bulan usai menciptakan sejarah besar dengan mengantar klub meraih gelar Premier League.

Ranier ditunjuk sebagai arsitek tim Nantes, yang tentu saja memiliki karakter berbeda dibanding Leicester. Ranieri ingin bisa membawa klub barunya meraih prestasi tertinggi di Prancis.

“Februari silam, tak lama setelah saya dilepas, ada suara bel berbunyi. Tahun lalu, usai kami memenangkan titel, saya ingat ada kumpulan orang di luar merayakannya. Suporter memenuhi halaman kami, bergembira dan bernyanyi,” tutur Ranieri menurut Goal International (19/07/2017).

“Namun ketika saya membuka pintu kali ini, saya melihat sesuatu yang berbeda. Massa-nya lebih besar dari ketika kami memenangkan liga! Mereka membawa coklat, kartu, semuanya! Mereka menangis, mereka memberikan dukungan, itu momen yang emosional.”

“Jadi, hidup saya sekarang di Nantes, di mana saya direkrut bulan lalu, namun orang-orang di Leicester tetap mendapat tempat istimewa di hati saya. Sekarang waktunya menatap ke depan. Nantes mirip dengan Leicester, ada kesempatan untuk melakukan sesuatu yang indah.”

“Apakah akan ada sesuatu yang bisa dirayakan? Saya tidak tahu. Saya hanya bisa menjanjikan kerja keras. Usai 44 tahun bekerja, itulah satu-satunya rahasia yang saya tahu.” pungkasnya. (Edy - beritaboladunia.net)