London - Striker Everton, Wayne Rooney meyakini bahwa sulit bagi Manchester United untuk menjaga tradisi juara setelah Setan Merah ditinggal oleh para pemain legenda, yang merupakan ‘Class of 92’ di era Sir Alex Ferguson.
Untuk musim yang pernah ia jalani bersama MU, Rooney adalah pemain senior yang bisa memberikan mental juara MU untuk pemain baru. Tapi, ia kemudian memutuskan untuk hengkang dan kembali ke klub masa kecilnya, Everton. Kepindahan ini sekaligus menyudahi karir Rooney bersama MU selama 13 tahun.
Dengan kepergian pencetak gol terbanyak sepanjang masa di United tersebut, kini praktis yang tersisa hanyalah Michael Carrick yang pernah merasakan masa kejayaan MU di masa silam.
Namun Rooney menegaskan bahwa masalah MU saat ini bukanlah urusannya lagi karena dirinya ingin fokus bersama Everton.
“Ada standar yang harus Anda jaga ketika Anda di Manchester United. Mulai dari era Sir Alex ketika saya gabung dengan United dan melewati pemain termasuk Giggsy [Ryan Giggs], Gary Neville, dan Scholesy [Paul Scholes],” ucap Rooney setelah menjalani debut keduanya bersama Everton menghadapi Gor Mahia.
“Dalam beberapa tahun terakhir, semua terletak pada diri saya dan Michael Carrick untuk menularkan pemain baru menjaga standar ini.”
“Semakin tahun semakin sulit, dengan adanya para pemain yang bergabung dengan klub. Ada tradisi yang harus dijaga di United. Kian sulit, tapi itu bukan urusan saya lagi. Saya senang bisa kembali ke Everton,” paparnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






