London - Mantan punggawa Liverpool di lini belakang, Jamie Carragher, berpendapat bahwa jadwal padat yang kini dihadapi oleh Manchester United bukan sesuatu yang baru. Karena alasan itulah yang kini sering dikeluhkan oleh manajer Jose Mourinho.
Manager berusia 54 tahun itu sudah seringkali mengungkapkan protesnya terkait hal tersebut sejak awal April - di mana timnya harus tampil di sembilan lagad dalam 1 musim, termasuk tujuh di Premier League dan dua sisanya di Liga Europa.
Karena padatnya jadwal itulah, tim besutan Mourinho tak mampu meraih poin sempurna saat menghadapi West Brom, Everton, Manchester City, dan Swansea.
Menurut Carragher, jadwal padat adalah makanan sehari-hari Manchester United dari musim ke musim. Dan itulah resiko saat menangani tim sekelas Setan Merah.
“Di Manchester United, anda harus punya pemain yang biasa bermain di banyak laga. Saya berpikir tujuh atau delapan tim di Eropa juga sudah memainkan sembilan laga di April,” tutur Carragher di Sky Sports (02/05/2017).
“Jika anda manajer United dan masih punya sembilan laga di April, itu menunjukkan anda bermain bagus, anda masih berpeluang merebut banyak hal. Saya tak melihat sesuatu yang aneh.”
“Musim ini mereka bisa memainkan hingga 64 laga dan musim lalu 59, perbedaannya tak terlalu jauh. Ya, mereka memang mengeluh, namun ini menunjukkan mereka bermain bagus, terutama jika mereka ingin bermain di Liga Champions lagi.” pungkasnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






