London - Mantan bintang Tottenham Hotspur, Gustavo Poyet merasa yakin eks klubnya mampu bersaing di Liga Premier Inggris untuk waktu yang panjang, dengan catatan mereka harus bisa mempertahankan pemain kunci.
Poyet yang pernah berseragam timnas Uruguay itu mengakhiri karirnya sebagai pemain sepak bola profesional di White Hart Lane, di mana saat itu dirinya sukses mencetak 18 gol dalam 84 laga, dan juga pernah melatih tim asal London tersebut.
Poyet, dalam sebuah wawancara dengan talkSPORT, bercerita kembali saat dirinya masih menangani Spurs dan merasa bahwa Tottenham tak perlu lagi mengalami apa yang pernah terjadi pada mereka di 2008 silam.
“Saya melatih Spurs ketika kami kehilangan Berbatov ke Manchester United. Dan itu amat buruk, salah satu momen terburuk dalam karir saya sebagai pelatih, karena kami mengharap dia menjadi bagian dari tim,” tutur Poyet (28/04/2017).
“Hal itu menghancurkan musim kami dan delapan pekan berselang anda terlempar dari bursa juara, bukan karena Berbatov tentu saja, namun karena situasi di mana Spurs tak bisa mempertahankan pemain terbaik.”
“Namun kini adalah waktu bagi Spurs untuk menunjukkan pada dunia bahwa anda bisa mempertahankan mereka. Jika tidak, mustahil memenangkan liga apalagi trofi lain. Jika seseorang seperti Dele Alli pergi, anda harus mulai lagi dari nol.” pungkasnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






