London - Gelandang Arsenal, Mesut Ozil mengatakan bahwa dirinya bahwa dirinya memang bukanlah tipe pemain yang terus mengejar bola disepanjang pertandingan.
Hal itu disampaikan oleh Ozil karena dirinya kerap mendapat kritik sejak ia diboyong ke Inggris di 2013, dan Ozil dinilai tak berusaha keras saat timnya kehilangan bola.
Kritik justru semakin tajam saat Arsenal tumbang 1-5 dari Bayern Munchen di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, saat itu pemain asal Jerman tersebut tak menutup ruang gerak Arjen Robben, yang kemudian mampu dieksekusi dengan sempurna lewat tendangan melengkung yang berbuah gol.
Ozil merasa bahwa itu bukanlah tugasnya karena dirinya memang tidak memiliki kemampuan untuk terus mengejar bola dan merebutnya dari kaki lawan.
“Saya bukan tipe pemain yang terus mengejar bola sepanjang waktu, semua orang tahu itu. Potensi saya lebih besar di sisi ofensif. Saya harusnya memang lebih ofensif, membuat peluang, mencetak gol. Ketika saya tidak menguasai bola, itu sulit,” tutur Ozil di Bild (30/03/2017).
“Saya memulai dengan baik - namun seperti tim secara umum - saya tak mampu mempertahankan performa,” lanjutnya.
“Ketika semuanya tidak berjalan baik secara umum, sulit untuk seorang pemain kreatif. Contohnya lihat saja apa yang terjadi ketika melawan Bayern.” pungkasnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






