Beginilah Cara Mourinho Berikan Penghormatan Untuk Ranieri

90
Beginilah Cara Mourinho Berikan Penghormatan Untuk Ranieri

Manchester - Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengaku kecewa dengan keputusan Leicester City yang baru saja melepas Claudio Ranieri, pelatih yang musim lalu berjasa mempersembahkan trofi Liga Premier Inggris untu klub berjuluk The Foxes tersebut. Dan untuk menunjukkan rasa simpatinya pada Ranieri, pelatih asal Portugal itu memakai kaos bertuliskan ‘CR’ yang merupakan inisial dari nama Claudio Ranieri.

Ranieri dipilih menjadi pelatih Leicester pada musim 2015 lalu. Pada diawal debutnya, pelatih asal Italia tersebut sukses membawa Leicester merengkuh gelar juara Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Musim ini Leicester memang tampil kurang meyakinkan, bahkan kasarnya jauh dibawah form. Hingga menyisahkan 13 laga, Vardy dkk tak mampu beranjak dari posisi 17 klasemen sementara dan membuka peluang terjerembab ke jurang degradasi musim ini.

Meski demikian, apapun alasannya Mourinho melihat jasa mantan pelatih Chelsea itu sangat besar. Bahkan menurut Mourinho, nama Ranieri sudah pantas diabadikan sebagai nama stadion klub yang berdiri sejak 133 tahun lalu tersebut.

“Pernyataan saya adalah di kaos saya. Penghormatan saya untuk orang yang telah menulis sejarah indah di Premier League. Untuk orang yang pantas namanya digunakan sebagai nama stadion Leicester, Claudio Ranieri Stadium,” kata Mourinho dalam jumpa pers jelang Manchester United menjalani final EFL Cup menghadapi Southampton (25/02/2017).

“Leicester menuliskan sejarah dalam dua tahun beruntun, cerita paling indah dan sekarang mereka membuat keputusan yang sulit diterima oleh semua orang dalam sepakbola.”

“Kami harus sadar inilah sepakbola dan kami harus bisa beradaptasi,” sambungnya. (Edy - beritaboladunia.net)