Mancini Menjelaskan Kejamnya Sepakbola Modern, Khususnya Bagi Pelatih

95
Mancini Menjelaskan Kejamnya Sepakbola Modern, Khususnya Bagi Pelatih

Leicester - Pelatih berpengalaman asal Italia, Roberto Mancini mengatakan apa yang menimpa Claudio Ranieri semakin menunjukkan kejamnya sepakbola modern, khususnya bagi pelatih.

Secara pribadi, Mancini mengaku kagum dengan apa yang telah diraih Ranieri bersama Leicester. Mantan manager Inter Milan ini juga mengatakan bahwa trofi juara Liga Premier Inggris yang direbut oleh Ranieri untuk Leicester akan selalu dikenang. Bahkan Mancini mengatakan bahwa orang akan terus mengingat hal itu hingga 2000 tahun kemudian.

“Dia sudah melakukan sesuatu yang luar biasa besar, dalam 2.000 tahun, orang masih akan mengenang Ranieri. Pada akhirnya, itulah hal yang lebih penting,” kata Mancini (25/02/2017).

Ranieri didepak dari Leicester setelah musim lalu mampu menghadirkan dongeng menjadi kenyataan lewat gelar juara Premier League pada Leicester. Itu merupakan prestasi terbaik dalam sejarah klub asal kota Leicester tersebut. Namun semuanya menjadi sirna karena Ranieri dianggap harus bertanggung jawab akan terpuruknya prestasi Leicester musim ini karena masih terpaku di urutan 17 dan berpotensi masuk ke jurang degradasi.

“Sayangnya, seperti inilah sepakbola. Jika Anda menang, Anda yang terbaik. Jika kalah, Anda akan menanggung resikonya.”

“Kami para pelatih sudah mengetahuinya, ketika Anda mendapatkan pekerjaan ini, Anda selalu dalam kondisi yang menderita. Seorang pelatih harus membayar saat timnya kalah di waktu-waktu yang sulit. Begitulah hukum sepakbola,” tutup Mancini. (Edy - beritaboladunia.net)