Beritaboladunia.net - Konsistensi Chelsea untuk terus meraup poin sempurna disetiap laga sepertinya menjadi sangat sulit untuk digeser dari puncak klasemen Premier League. Dengan menciptakan jarak sembilan poin dengan rival terdekat mereka, Tottenham Hotspur, plus keampuhan formasi 3-4-3 yang digunakan dalam 18 pekan terakhir, cukup mustahil bagi tim lain memperoleh celah untuk menggeser Chelsea.
Namun perjalanan kompetisi masih panjang. Masih ada 14 pertandingan ke depan yang harus dijalani oleh setiap tim musim ini. Spurs, Manchester City, Arsenal, dan Liverpool adalah 4 tim yang kini saling berebut untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Begitu ketatnya persaingan, jarak poin dari ketiga klub tersebut tidak lebih dari 2 angka.
Sesuai fakta yang ada, inilah persaingan paling sengit memperebutkan zona Liga Champions dalam 1 dekade terakhir ketika kompetisi baru menginjak ke pekan 24. Bahkan, memanas lagi sejak kali terakhir terjadi pada musim 2001-2002.
“Kami akan bertarung hingga di akhir kompetisi. Biarkan kami mencobanya, setidaknya kami masih bisa bertarung” kata Manajer City, Josep Guardiola dikutip dari Press Association (06/02/2017).
City yang sebelumnya keteteran dengan beberapa hasil yang kurang memuaskan mulai menebus kesalahan mereka di bulan Januari dengan mencatatkan kemenangan. Pablo Zabaleta dkk melanjutkan tren positif di bulan Februari ini setelah menundukkan Swansea City 2-1, Minggu (5/2) malam.
Tradisi empat besar juga menjadi keyakinan Arsenal untuk mengisi satu slot di zona Liga Champions musim depan. Sebagai catatan, Arsenal selalu finish di posisi empat besar sejak Premier League musim 1995-1996.
Berbeda dengan City dan Arsenal yang telah memiliki sejarah panjang di posisi 4 besar, motivasi Spurs mengambil satu tiket di Liga Champions adalah untuk mengulangi kesuksesannya di musim lalu dengan sebuah performa yang impresif. Sejauh ini, Spurs adalah klub yang paling minim mengalami kekalahan. Mereka hanya 2 kali keok sejauh musim ini berjalan.
ESPN menyebut, Spurs seperti berada dalam deja vu musim lalu ketika mereka menempel ketat Leicester City dalam perburuan mengejar gelar juara. Meskipun, untuk kali ini jarak poin Spurs dengan Chelsea memang terpaut cukup jauh yaitu sembilan angka.
“Kami harus memahami bahwa sejak September lalu hanya kami yang mengalahkan mereka (Chelsea). Yang kami butuhkan hanya yakin. Kami butuh selalu yakin.” tutur Pochettino.
“Saya rasa, dalam beberapa laga kemarin lawan kami bertahan lebih dalam dan menutup setiap celah. Kami kesulitan untuk membongkarnya. Penting kami bermain seperti hari ini (kemarin, Red).” lanjutnya.
Portal berita sepak bola terupdate






