Beritaboladunia.net - Pelatih Arsenal sepertinya harus bersiap menonton laga anak asuhnya dari bangku penonton. Pasalnya Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mendakwa pria dengan julukan The Profesor tersebut akibat melakukan protes keras pada wasit saat kontra melawan Burnley, Minggu (22/1).
Emosi Wenger kala itu dipicu oleh keputusan wasit memberikan hadiah penalti untuk Burnley di penghujung pertandingan setelah Francis Coquelin menjegal Ashley Barnes di kotak terlarang. Merasa timnya diperlakukan tidak adil, Wenger melakukan protes keras pada Jonathan Moss yang berakhir dengan pengusiran Wenger.
Seperi belum terima karena diusir dari pinggir lapangan, Wenger kembali berulah dengan Taylor disertai dengan umpatan kasar. Hal inilah yang kemudian membuat FA melakukan investigasi dan pada hari ini (24/01/2017) FA mendakwa pelatih asal Prancis itu dengan hukuman tidak boleh mendampingi anak asuhnya.
Meski sudah mengucapkan permohonan maaf dan rasa penyesalan, namun FA tetap bersikukuh mengganjar Wenger dengan hukuman.
“Di sekitar menit 92, ia [Wenger] diduga menggunakan kata-kata yang menghina ofisial keempat. Lebih lanjut, setelah keluar dari lapangan, ia diduga melakukan kontak fisik yang tidak pantas kepada ofisial keempat. Ia memiliki batas waktu hingga 26 Januari 2017 pukul 18.00 untuk merespons dakwaan ini,” demikian pernyataan resmi dari FA, Senin (23/1).
Pertandingan antara Arsenal vs Burnley memang terbilang berlangsung secara dramatis. Keberhasilan Burnley menyamakan kedudukan ternyata mampu dibalas lagi lewat gol Arsenal di menit ke 98.
Saat ini Arsenal berada diposisi 2 klasemen sementara Premier League. Arsenal membutuhkan konsistensi permainan jika ingin tetap bersaing dengan Chelsea yang kini memimpin dengan poin 55.
Portal berita sepak bola terupdate






