beritaboladunia.net - Tidak ada pemenang dalam duel panas di Stadion Etihad. Manchester City tuan rumah harus rela berbagi poin saat menjamu tamunya, Tottenham Hotspur, Minggu (22/1) pagi.
Dalam laga yang mempertemukan dua tim papan atas Liga Premier, The Citizens sempat unggul dua gol lebih dulu melalui gol dari Leroy Sane dan Kevin De Bruyne sama memanfaatkan blunder Hugo Lloris. Sementara dua dari Spurs dicetak oleh Dele Alli dan Heung-Min Son.
Diperlukan untuk mencapai kemenangan, pelatih Josep Guardiola adalah sedikit perombakan di lini belakang. Aleksandar Kolarov bermain kembali di jantung pertahanan untuk menggantikan John Stones dan mendampingi Nicolas Otamendi. Sementara Leroy Sane diyakini menyisir sisi kiri dengan hanya meninggalkan Yaya Toure sebagai satu-satunya anchor.
Manchester City memulai pertandingan dengan sangat baik. Bahkan dalam 25 menit pertandingan, tuan rumah mendominasi penguasaan mutlak bola. Tapi Aguero dkk selalu sulit untuk menembus ketatnya pertahanan Tottenham kembali mengenakan formasi dengan pembentukan tiga bek Toby Alderweireld, Eric Dier dan Kevim Wimmer.
Peluang emas pertama di pertandingan ini sendiri terjadi setelah menit ke-20, yaitu, ketika David Silva melepaskan tembakan dari luar kotak. Sayang, tembakannya ditolak oleh Hugo Lloris yang menjatuhkan diri. Sebuah sudut untuk City. Dari tendangan sudut, City kembali mendapatkan kesempatan untuk unggul. Namun, tendangan Pablo Zabaleta masih melebar.
Peluang kembali tuan rumah di menit ke-34 melalui Leroy Sane. Tapi sekali lagi, kemungkinan kegagalan berbuah gol setelah sundulan maju silang Gael Clichy masih cacat.
Pada menit ke-37, Kota peluang kembali. Kevin De Bruyne umpan matang menyambut Aguero dengan sebuah sundulan, tapi untuk kesekian kalinya Lloris berhasil menggagalkannya. Skor imbang tanpa gol mengakhiri babak pertama.
permainan sengit dan menarik disajikan setelah istirahat. Empat menit baru babak kedua berjalan, fans tuan rumah bersorak setelah Leroy Sane dibuat untuk memecahkan kebuntuan. Memanfaatkan menyapu bola tidak sempurna dari Hugo Lloris, Sane mampu menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Setelah tampil cemerlang di babak pertama, Lloris sebenarnya narapidana di babak kedua. Setelah kesalahannya saat gol pertama City, kiper Prancis kembali membuat blunder yang membuat mereka kembali kebobolan. Kali ini ketika menangkap tidak sempurna menangkap silang Sterling dapat dimanfaatkan oleh Kevin De Bruyne untuk menggandakan kedudukan di menit ke-54.
Tapi Spurs tidak bisa tinggal diam dan bahkan lebih terlecut untuk menyerang pertahanan The Citizens. Akibatnya, empat menit setelah gol De Bruyne, Dele Alli berhasil mengurangi skor setelah sundulan silang Kyle Walker telah dibendung Claudio Bravo.
Sukses dalam meminimalkan posisi untuk membuat penggawa Spurs semakin bersemangat. Hasilnya, di menit ke-78 mereka berhasil menyamakan kedudukan setelah tembakan Heung-Min Son Harry Kane gagal memaksimalkan umpan balik diantisipasi oleh Bravo. Skor berubah menjadi 2-2.
Dalam mengejar kemenangan, Guardiola menambahkan kekuatan serangan dengan memasukkan Gabriel Yesus untuk menggantikan Raheem Sterling. Yesus sendiri telah mencetak gol di menit ke-83, namun gol itu tidak disahkan setelah pemain sayap Brasil telah pertama dalam posisi offside.
Di sisa pertandingan, Manchester City terus berusaha menambah gol, namun beberapa peluang Aguero, Sane dan juga kesempatan De Bruyne di menit akhir belum dapat dimaksimalkan. 2-2 skor bertahan hingga pertandingan usai.
Portal berita sepak bola terupdate






