Arsenal Menjadi Klub Dengan Jumlah Pemain Muslim Terbanyak di EPL

Inggris - Kini sejumlah klub Premier League banyak yang diisi oleh para pemain muslim setelah sebelumnya hanya ada gelandang Tottenham Hotspur asal Spanyol, Nayim, Selasa(23/1).

Dan salah satu klub yang memiliki jumlah pemain muslim terbanyak adalah Arsenal dengan 5 pemain yaitu Mohamed Naser Elsayed Elneny, Skhkodran Mustafi, Mesut Ozil, Sead Kolasinac dan Granit Xhaka.

Tentunya dengan kehadiran para pemain yang menganut ajaran Islam itu secara tidak langsung memberi pengaruh kepada para fans Arsenal.

Seperti ketika Masut Ozil dan Skhkodran Mustafi melakukan doa dan ritual menurut kepercayaan mereka jelang kick off di Emirates Stadium.

Berikut ujar dari salah satu fans Arsenal yang bernama Kans Ali saat melihat pemandangan yang tak umum bagi publik Inggris tersebut,

“Sebagai penggemar Arsenal yang juga muslim saya melihat apa yang dilakukan oleh Ozil dan Mustafi sangat menakjubkan. Ketika saya melihat Mustafi dan Ozil berdoa sebelum pertandingan, saya mulai percaya dan ikhlas apapun hasilnya pada laga ini, seraya ada harapan dan doa bisa berjalan beriringan.”

“Arsenal selalu menjadi klub sepakbola yang mengajarkan keberagaman karena diisi oleh para pemain dengan keyakinan yang berbeda seperti Yossi Benayoun (Israel) mampu bekerjasama dengan Bacary Sagna (mantan bek Arsenal yang seorang muslim) bermain dalam satu kesatuan dalam keragaman. Tumbuh sebagai orang Inggris-Pakistan, saya sempat merasa tidak ada tempat bagi seseorang seperti saya di sepakbola. Namun setelah saya melihat banyaknya pemain Arsenal yang beragama Islam dan mendengar penggemar Arsenal menyanyikan lagu pujian untuk pemain seperti Mesut Ozil. Ini menunjukkan bahwa lencana di bagian depan jersey menjadi satu-satunya hal yang benar-benar penting, bukan warna kulit Anda atau Tuhan yang Anda percayai,” tambahnya.

Sedangkan Shkodran Mustafi pun turut angkat bicara terkait dengan kepercayaan yang dianutnya tersebut,

“Bagi saya, agama mengajarkan bagaimana Anda bersyukur atas apa yang Anda miliki. Lewat sepakbola juga mampu banyak orang dan bermain sebagai tim di dalam dan luar lapangan.”

Dan ini adalah beberapa penuturan dari para fans Arsenal yang lain,

“Arsenal makin masif melakukan sedekah melalui Arsenal Foundation. Rasisme menjadi hal yang paling tidak dihargai, dan pengembangan pemain muda yang menunjukkan bahwa tim ini berbeda dengan yang lain karena sesuai dengan ideologi iman saya,” ujar Abdulakeem Balogun.

“Perbedaan utama pasti soal meminum alkohol selama pertandingan. Namun selain itu kita sama-sama penggemar Arsenal dan tidak ada yang membedakan karena kita sama-sama mendukung Arsenal di Emirates Stadium,” ujar Samer Farroukh.

“Di Arsenal, Anda merasa lebih terhubung pada level yang berbeda. Ini menunjukkan klub ini seperti keluarga yang tidak peduli agama apa yang Anda anut atau warna kulit Anda. Mungkin Arsenal adalah klub yang berpikiran paling terbuka di dunia sepakbola. Itulah salah satu alasannya, saya bangga menjadi Gooners,” timpal Tahsein. (Roy - beritaboladunia.net).

Baca Juga Informasi Mengenai Man City Membuat Kontak Personal Dengan Talenta Muda Lille