London – Antonio Conte ternyata mengakui dirinya tak suka dengan sistem Video Assistance Referee atau yang sering disebut VAR. Menurutnya jika mau digunakan dalam laga besar di Inggris, kinerjanya harus diperbaiki lagi.
Baca juga yuk : Tumbang Lawan Espanyol, Ini Kata Pelatih Barca
FA saat ini sudah mencoba menggunakan VAR di Piala FA, salah satunya saat Chelsea menghadapi Norwich City di laga ulangan babak III semalam. Dalam laga ini sendiri sudah yang dimenangkan oleh The Blues lewat adu penalty 5-3 setelah skor imbang 1-1.
Dalam laga banyak terjadi kontroversi, yaitu tiga pemain Chelsea, Willian, Pedro, dan Alvaro Morata, terkena kartu merah karena dianggap diving. VAR digunakan ketika insiden Willian, sedangkan wasit Graham Scott pun ikut mengeluarkan kartu merah bagi Pedro dan Morata.
“Saya pikir kita harus bisa membenahi system ini bila berniat menggunakannya,” tutur Conte di FFT.
“Dalam pertandingan tadi, situasi Willian terlihat sangat jelas.”
“Saya melihatnya dan itu sebuah penalti. Sangat jelas, tapi ini bukan karena saya tak merasa puas dengan keputusan yang dikeluarkan wasit. Wasit terlalu cepat memutuskan memberikan kartu bagi Willian, itu artinya dia tak merasa ragu.”
“Saya ulangi, jika kita mau menggunakan sistem ini, semuanya harus bisa dibenahi lagi. Orang dalam mengoperasikan video tersebut harus benar-benar merasa yakin. Jika dia pun merasa yakin itu diving, maka Willian harus langsung dikartu.”
“Untuk saya, jika wasit masih ragu-ragu mengambil keputusannya maka VAR itu bukan solusi. Keputusan akhir masih tetap berada di tangan wasit, padahal bukan mereka yang mengawasi rekaman video tersebut. Namun ini baru uji coba, semoga opini saya ini dapat membantu wasit dalam menggunakan sistem baru ini,” tutupnya. (Roni - beritaboladunia.net)






