Erick Thohir : “Perisic Masih Pemain Kami”

Erick Thohir :

Milan - Presiden Inter Milan, Erick Thohir mengatakan bahwa Ivan Perisic masih menjadi pemain andalan Nerazzurri, meskipun dirinya telah diminta oleh raksasa EPL, Manchester United. Namun menurutnya, bahwa di bursa transfer musim panas ini masih belum ada yang tahu pasti.

Selama musim panas ini, nama Perisic sering kali dihubungkan dengan kepindahannya ke klub lain. Setelah ada nama Chelsea, kini nama klub terdepan adalah Manchester United yang sangat tertarik memakai jasa winger asal Kroasia tersebut.

Namun sampai saat ini, kesepakatan antara Inter Milan dan Manchester United masih belum terjadi. Sebaliknya, ada rumor yang mengatakan bahwa kubu Setan Merah menolak memenuhi permintaan La Beneamata senilai 55 juta euro.

“Perisic masih pemain kami,” tegas Thohir di pemusatan latihan Inter seperti dilansir Football Italia.

“Dia bermain dan berlatih bersama kami. Kami tak tahu langkah selanjutnya,” tambahnya.

Selain itu, pengusaha asal Indonesia ini juga ditanya mengapa Inter, dan pemilik Suning Grup, sejauh ini masih belum kenjung merekrut pemain baru di bursa transfer.

“Karena mereka (pemain besar) sudah masuk dalam tim! Kami sudah memiliki begitu banyak pemain. Kami siap untuk bekerja, tapi itu tergantung pada apa yang diinginkan pelatih Luciano Spalletti,” sambungnya.

“Kami sudah membeli Milan Skriniar dan menjual Marco Andreolli, menjual Ever Banega dan membeli Borja Valero. Untuk menyeimbangkan tim, kami harus menjual pemain kemudian membeli pemain lainnya,” jelasnya.

Selain, jika dibandingkan dengan rival sekotanya, AC Milan yang sudah membeli 10 pemain baru, aktivitas transfer Inter cenderung adem ayem dan tanpa kehebohan. Namun Thohir menolak untuk dibandingkan dengan Rossoneri.

“Belanja Milan? Itu karena mereka memiliki investor baru, tapi ketika Suning datang tahun lalu, mereka juga membeli lima pemain besar, yaitu Geoffrey Kondogbia, Eder, Joao Mario, Gabigol dan Antonio Candreva (Kondogbia dan Eder sebenarnya datang sebelum Suning)” tambahnya.

“Jangan membandingkan Inter dengan Milan, karena di musim yang akan datang kami akan sepenuhnya fokus di Serie A. Ketika anda memiliki 22 atau 23 pemain, itu akan cukup bagus untuk tampil di liga,” tandasnya.