Pemainnya Dituding Rasis di China, Chelsea Minta Maaf

Pemainnya Dituding Rasis di China, Chelsea Minta Maaf

Beritaboladunia.net - Chelsea diminta untuk segera minta maaf terhadap sikap nyeleneh salah satu pemain mudanya, Kenedy, saat klub pemenang Liga Primer Inggris 2016/17 ini tengah melakukan tur pramusim ke China.

Kenedy telah mengunggah dua videonya di akun Instagram Story dengan caption yang dianggap rasis dan xenofobia. Pada unggahan pertama, pemain 21 tahun ini telah merekam dirinya dan menuliskan “Porra china” yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Inggris bermakna kasar, yakni “F*ck China”.

Sementara di posting-an yang kedua, ia merekam seorang petugas keamanan yang tengah tertidur yang dibarengi dengan keterangan “Acorda china vacilao”, yang berarti “Bangun, China. Anda idiot.”

Setelah dikecam kerasa, Kenedy akhirnya mengatakan permitaan maaf, dengan menggunakan Instagram Story. “Halo teman-teman, hanya mau bilang maaf jika seseorang sedih karena saya menggunakan kata ‘pora’. Itu bukan rasis, hanya kiasan…pelukan hangat.”

Namun pihak The Blues telah diwajibkan untuk meminta maaf secara resmi. Chelsea pun menyampaikan pernyataan yang panjang ini di laman resminya, yang juga diterjemahkan dalam Bahasa Mandarin.

Ungkapan permintaan maaf Chelsea. Copyright: chelseafc.com

“Pada 22 Juli, Chelsea FC merasakan kehangatan dan keramahan dari para fans China di National Stadium. Bagaimanapun, kami terkejut dan kecewa saat satu hari sebelum laga, salah satu pemain kami, Kenedy, mengunggah pesan di akun media sosialnya yang menimbulkan rasa tersinggung dan terluka terhadap rakyat China.”

“Sayangnya, meski dengan cepat dia menghapus pesan dan meminta maaf, dan klub juga meminta maaf melalui akun media sosial China kami, efeknya sudah terlanjur terjadi. Chelsea FC sekali lagi dengan sungguh-sungguh dan dengan tulus meminta maaf,” bunyi petikan pernyataan tersebut.

Pihak klub juga mengatakan bahwa Kenedy akan mendapat teguran keras. Chelsea lantas menyebut bahwa kerja sama dengan China merupakan momen pertukaran budaya yang luar biasa dan akan menggunakan insiden ini sebagai pelajaran dalam kerja sama di masa depan.