Capello Gagal Bawa Klubnya Keluar Dari Zona Degradasi

Capello Gagal Bawa Klubnya Keluar Dari Zona Degradasi

Beritaboladunia.net - Pelatih berpengalaman Italia, Fabio Capello, masih belum bisa menujukan kemapuannya sebagai pelatih terbaik di Jiangsu Suning.

Setelah resmi meneken kontrak dengan Jiangsu Suning, 11 Juni 2017. Capello telah mengalami kekalahan dalam dua laga di Liga Super China.

Di laga pertamanya dengan melawan Changchun Yatai, Minggu (18/6/17), tim asuhan Capello kalah dengan skor 1-0, setelah bek kiri mereka Boyu telah mencetak gol bunuh diri pada menit ke-16.

Padahal, Jiangsu Suning sebelumnya mampu meraih kemenangan dari Chanchun Yatai dengan skor 2-0 di Stadion Najing Olympic Sport Centre. Waktu itu mereka masih dipimpin oleh juru taktik asal Rumaniam Dan Vasile Petrescu.

Setelah itu, tim asuhan Capello harus relah ditahan imbang 0-0 setelah bertandang di markas Beijing Guoan, Senin (26/6/17).

Beijing Guoan, bahkan diliat telah mendominasi pertandingan hingga 58 persen. Jika dilihat dari peluang tuan rumah berhasil melepaskan tembakan tepat sasaran sebanyak sembilan kali. Sementara itu, Jiangsu Suning hanya mampu melepaskan tiga kali tembakan shot on target.

Penampilan yang tidak kunjung mendapatkan perkembangan yang membuat Juangsu Suning harus bermain dengan sangat keras dan membuat 20 pelanggaran, lima kartu kuning.

Pertarungan pun semakin sengit usai jeda babak pertama, di mana penyerang Beijing Guoan telah mendapatkan kartu merah saat tertangkap kamere tengah melakukan pemukulan kepada pemain tim tamu.

Skor imbang membuat Jiangsun Suning harus rela menempati peringkat ke-15 klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin. Mereka cuma unggul dua poin dari tim juru kunci, yakni Yanbian.

Hal ini menjadi hasil buruk bagi pelatih 71 tahun tersebut yang dianggap sebagai pelatih terbaik Eropa 1994 setelah mempu membawa Ac Milan memenagkan gelar Liga Champions.

Pada laga selanjutnya, Juangsu Suning akan menjamu Shangai SIPG, Sabtu (1/7/17).

Capello diharapkan bisa melakukan strategi terbaik untuk membunuh pemain andalan Shangai SIPG, Hulk dan Wu Lei, yang sama-sama telah mencetak sembilan gol.