“Penghormatan Untuk Totti, Fans di Indonesia Tuliskan Surat Ini “

Beritaboladunia.net - Farncesco Totti akan melakoni laga terakhirnya saat menghadapi Genoa di pekan terakhir Serie A Italia musim 2016/17. Laga tersebut akan di gelar di Stadion Olimpico, Minggu (28/5/17) malam nanti.

Totti sendiri telah berkarier bersama As Roma sejak tahun 1992, dan dia sudah berhasil mencetak 306 gol dan 123 assit dari 784 laga di semua kompentisi.

Pertandingan melawan Genoa nanti menjadi momen terakhir bagi Totti. Kehilangan pesepakbola asal Italia itu membuat seluruh fans dari seluruh membuat kehilangan dan merasa sediah. Salah satunya penggemar asal Indonesia, Russel Miracle.

Russel sendiri kelahiran asal Denpasar yang saat ini tinggal di Jakarta. Pria yang berprofesi tukang sulap itu telah menulis sebuah surat kepad Totti, dan akhirnya pihak Roma pun menampilkan surat mengharumkan dari Russel.

Berikut beberapa kutipan surat Russel Miracle asal Indonesia untuk Francesco Totti:

Halo Francesco,

Namaku Russel Miracle. Saya hanya seorang pria biasa berusia 29 tahun yang tinggal di Jakarta, ibu kota Indonesia. Saya lahir dan besar di Denpasar, Bali dan bekerja sebagai seorang pesulap profesional.

Minggu ini akan akan menjadi sebuah hari yang sangat emosional bagi saya - dan itu semua berawal dari pertama saya menyaksikan siaran langsung Serie A pada tahun 1996 silam.

Waktu itu, saya baru sembilan tahun. Malam itu di Denpasar, ayah saya sedang menyaksikan laga antara Roma dan Milan, sebuah kemenangan hebat dengan skor 3-0 denganmu sebagai salah satu pencetak golnya. Sejak saat itu, saya ingin tahu lebih banyak tentangmu.

Saya mulai mencari tahu tentangmu dan kemudian mulai lebih mengenal Roma. Saya takkan pernah lupa 1 Desember 1996. Hari itu, saya menyaksikan bagaimana kau menyelamatkan Roma di tiga menit terakhir di Olimpico. Roma 3-3 Fiorentina.

Itulah hari pertama saya menjadi penggemar beratmu.

Menjadi penggemar Roma atau Anda, khususnya, memang tidak normal di Indonesia saat itu. Roma mengalami musim yang sulit di tahun 1996-97. Roma memecat Carlos Bianchi sebelum musim usai dan Anda belum menjadi superstar di Serie A.

Namun, jika tidak normal maka untuk memujamu di Indonesia, akan segera terjadi. Ternyata saya adalah pendukung awal pesepakbola terbaik yang pernah ada.

Anda mengajari saya hal-hal tentang kesetiaan, tentang cinta dan tentang gairah.

Tuhan sangat baik kepada saya. Ketika Roma datang ke Jakarta, panitia AS Roma Indonesia Day 2015 meminta saya untuk menjadi MC. Di situ, saya berkesempatan berfoto dengan Anda.

Dengan bahasa Italia seadanya, saya berkata: “Capitano, scattare foto con te?”

Kapten, bolehkah aku berfoto denganmu?