Manchester – Presiden La Liga, Javier Tebas, membuat kritikan kepada dua klub Eropa Paris Saint-Germain (PSG) dan Manchester City. Kehadiran keduanya dalam ajang transfer pemain bisa membahayakan sepakbola.
Bagi Tebas, PSG dan Man City merupakan klub yang didanai oleh negara tertentu. PSG sudah didanai Qatar sedangkan Man City didanai oleh Uni Emirat Arab. Tebas mulai membuat kritik usai Neymar dibajak dari Barcelona oleh PSG.
Dia merasa khawatir dengan tingkah PSG dan Man City ketika ikut nimbrung di bursa transfer. Bukan khawatir dengan nasib klub-klub La Liga, Tebas pun mencemaskan nasib sepakbola seluruh Eropa.
“Kami melihat situasi Man City selama sekitar 12 bulan. Kami khawatir dengan stabilitas sepakbola Eropa, bukan hany La Liga. Sepakbola saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan 10 tahun lalu. Saat ini sepakbola membutuhkan regulasi agar tak hancur di negara-negara tertentu,” terang Tebas dalam wawancara dengan Sky Sports.
Tebas pun menambah cara PSG dan Man City belanja dalam beberapa tahun terakhir. Penghasilan besar kedua klub ini dinilai seperti orang yang menang lotere karena didapat langsung dari negara tertentu. (Roni - beritaboladunia.net)





