Munchen - Arsenal punya catatan negatif di babak 16 besar Liga Champions karena harus angkat koper di enam musim terakhir. Menyikapi data tersebut manager Bayern Munchen, Carlo Ancelotti, tidak terlalu memikirkannya karena dirinya yakin klub asal Inggris itu tak memiliki kendala psikologis jelang laga melawan timnya.
Arsene Wenger terakhir mampu meloloskan timnya ke perempat final kompetisi klub papan atas Eropa itu di 2009/10. Dan Munchen adalah klub yang membuat Arsenal tersingkir di babak 16 besar pada 2013 dan 2014.
Meski sejarah kurang berpihak pada Arsenal di Eropa, Ancelotti tetap menolak untuk menganggap remeh calon rivalnya tersebut, jelang pertarungan di leg pertama babak 16 besar Liga Champion musim 2016/17 yang akan digelar di Allianz Arena dini hari WIB nanti.
Ancelotti mengatakan di Goal International (15/02/2017): “Saya tidak mempertimbangkan itu. Itu bukan kendala psikologis, dan jika memang ada, itu artinya mereka akan ingin menghilangkannya dengan mengalahkan kami. Saya amat menghormati Arsenal. Mereka bisa bermain fantastis ketika nyaman di atas lapangan. Kami harus membuat mereka tidak nyaman.”
Berita Lainnya : Meski Sejarah Tak Berpihak, Wenger Tetap Fokus Ladeni Munchen
“Kami tidak bermain untuk menghindari gol, kami bermain untuk mengontrol. Arsenal memang berbahaya di serangan balik. Mereka punya pemain fantastis. Namun kami akan menghadapi mereka selama 180 menit, bukan 90.”
“Mereka amat bagus, dengan banyak pemain muda berkualitas. Selain itu ada juga pemain berpengalaman, seperti Alexis, Ozil, Walcott, Giroud. Mereka benar-benar tim yang berbahaya. Amat penting untuk bermain bagus, bertahan dengan baik, dan menunjukkan keseimbangan.” tandasnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






