Pemilik Paris Saint-Germain (PSG) yakni Nasser Al-Khelaifi berang setelah timnya ditahan imbang oleh Ludogorets Razgrad pada laga terakhir saat penyisihan Grup A Liga Champions, 7 Desember lalu. Hasil ini telah membuat PSG telah gagal menjadi juara grup.
Dengan menjadi tim runner-up, PSG nantinya akan menghadapi juara grup di babak 16 besar. Hal inilah yang memang sangat diikhawatirkan oleh Nasser. Hasil undian pada babak 16 besar di markas UEFA, Nyon, Swiss, Senin (12/12/2016) petang tadi, juara Ligue 1 Prancis itu nantinya akan berhadapan langsung dengan Barcelona.
Bertemu dan akan berhadapan dengan Barcelona merupakan sebuah mimpi buruk bagi PSG. Pasalnya bahwa sang klub Catalan itu kerap kali menjadi penjegal klub yang berasal dari Prancis itu di kompetisi elit Eropa.
Di Liga Champions pada musim 2012-2013, Barcelona telah menyingkirkan PSG saat pertempat final. Saat itu skor gol kedua tim ini memanh sama imbang yakni 3-3. Tapi, Barcelona sudah lebih berhak untuk maju ke semifinal karena mereka telah unggul dalam mencetak gol di laga tandang.
Barcelona lagi-lagi telah menjadi sebuah batu sandungan bagi PSG pada saat Liga Champions musim tahun 2014-2015. Kedua tim ini kembali bertemu di perempat final. PSG yang saat itu telah dilatih oleh Laurent Blanc telah berhasil dikalahkan kembali oleh Barcelona dengan agregat gol 1-5.
Apakah PSG akan bisa melewati hadangan Barcelona di bawah pelatih yang sangat anyar yakni Unai Emery pada musim ini? Kita hanya bisa melihat bagaimana nanti hasil yang akan didapatkan.
Portal berita sepak bola terupdate






