Beritaboladunia.net – Mantan gelandang Chelsea dan Shanghai Shenhua, Demba Ba mengecam keras tindakan pihak berwajib di Tiongkok yang melakukan imbauan keras kepada warga Muslim setempat. Ba merasa hal tersebut berlebihan dan tidak menghormati umat Muslim yang taat kepada kepercayaannya di Tiongkok.
Kepolisian Tiongkok mengimbau kepada umat Muslim di negaranya untuk menyerahnya segala peralatan yang menjadi alat ibadah mereka termasuk kitab suci, Al-Quran dan beberapa alat Salat lainnya.
Seperti dilansir dari Radio Free Asia (RFA), pihak berwajib memberikan imbauan keras kepada warga khususnya di Uyghur, Kazakh, dan Kyrgyz di wilayah barat laut Xinjiang yang sejumlah warganya berumat Muslim.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah tindak terorisme yang mengataskan nama Islam sebagai tindakan tidak terpuji mereka. Sanksi berat pun akan diterapkan oleh pihak Kepolisian jika ada warga yang tidak berkenan melakukan hal tersebut. Mereka ingin menunjukan tindakan terorisme dengan atas nama umat Muslim sangat dikecam oleh negara Tiongkok.
Baca Juga : Lewati Catatan Ferguson, Wenger Bungkam 44 Tim Yang Berbeda di EPL
Ba pun merasa heran karena perlakuan tersebut tidak manusiawi karena sudah menjadi hak umat muslim untuk beribadah dimanapun meski menjadi moinoritas di sebuah negara. Kewajiban mereka tetap menjaga nama baik kepercayaan harus luntur akibat hal tersebut, Ba pun menlontarkan umpama lain terhadap tindakan berlebihan pihak berwajib Tiongkok tersebut.
“Jika saja mereka tahu seorang muslim bisa salat di atas lantai dan jutaan muslim menghapal Al-Quran tanpa harus membuka lembarannya, polisi tersebut mungkin akan meminta mereka menyerahkan hatinya,” ujar Ba yang kini memperkuat klub Turki, Besiktas.






