Beritaboladunia.net – Striker Shanghai Shenhua, Carlos Tevez merasa Liga Super Tiongkok tidak pernah akan berkembang ke level tertinggi. Tevez merasakan perbedaan ketika menjalani karirnya di Eropa dan kini Tiongkok, menurutnya Liga Super Tiongkok sampai kapanpun tidak akan serupa kualitasnya dengan sepakbola Eropa.
Tevez merasa pemain Eropa dibimbing dengan baik sejak usia dini, namun tidak bagi Tiongkok. Secara teknis, pemain Tiongkok masih tertinggal jauh dan Tevez tidak yakin Liga Super Tiongkok akan menyamai kompetisi di Eropa.
“Techniquement, ils ne sont pas bons” L’ITW surréaliste de Tevez sur les joueurs locaux du championnat chinois ⚽️ #BreakingFoot #CSL pic.twitter.com/BV7XhwfmuX
— SFR Sport (@SFR_Sport) September 19, 2017
“Di Amerika Selatan dan Eropa, pemain belajar bermain sepakbola sejak mereka masih anak-anak, tapi tidak di Tiongkok,” ujar eks bomber Juventus itu kepada SFR Sport.
“Mereka tidak terlalu bagus secara teknis dan sepakbolanya sangat berbeda. Karena alasan inilah saya tidak berpikir 50 tahun lagi akan cukup bagi sepakbola Tiongkok untuk mencapai level sepakbola Eropa,” cetusnya.
Carlos Tevez melontarkan kritik ketika dirinya juga dikecam oleh sang pelatih dalam timnya, Wu Xiaohui. Kedatangan Tevez dinilai sia-sia oleh klubnya dan harapan mereka mendapatkan pemain berkualitas tidak ditemui dengan penampilan Tevez sepanjang membela Shanghai Shenhua.
Tevez didatangkan bulan Desember 2016 lalu, namun hanya 13 laga yang dilakoni Tevez di Liga Super Tiongkok. Sejauh ini Tevez hanya mencetak tiga gol dan empa assist, baru-baru ini dirinya juga dikecam karena kelebihan berat badan.
“Tujuan kami adalah membawa pemain bintang berpengaruh dengan kualitas tinggi, dan kami semua berpikir Tevez bisa sesuai dengan kriteria tersebut. Namun karena kurangnya latihan di musim dingin dan kebugaran pertandingan, ia tidak memenuhi harapan kami,” ucapnya seperti dilansir Guardian.






