Beritaboladunia.net – Manajer Leicester City, Craig Shakespeare memberikan pembelaan kepada pemainnya Demarai Gray yang selalu dikritik publik akibat selalu tumpul di lini depan timnya. Shakespeare menyebut kisah Cristiano Ronaldo sebagai contoh pemain muda butuh waktu untuk menggapai kesuksesannya, begitu juga dengan Gray yang masih berusia belia.
Demarai Gray tampil sebanyak 35 laga sejak bergabung musim panas 2016 lalu setelah kembali dari masa pinjaman dari Birmingham. Hanya satu gol yang dicetak Gray musim lalu dan kini kiprahnya bersama Leicester City kembali diragukan publik.
Shakespeare menjelaskan usaha Ronaldo ketika bergabung dengan Manchester United di usianya yang masih menginjak 18 tahun. Kalai itu, Ronaldo bukan tanpa kritik hingga menjadi seorang mega-bintang saat ini, kecaman publik juga datang menghampiri Ronaldo ketika dirinya gagal mencetak gol.
Baca Juga : Klopp Menampik Mendapat Tekanan Jelang Babak III Piala Liga
Di kesempatan ini, Shakespeare berusaha membela pemain sekaligus memberikan wejangan kepada Gray untuk tetap tampil fokus bersama timnya. Shakespeare percaya seiring bertambahnya usia dan pengalamannya merumput di lapangan, maka proses terjadinya gol yang akan dicetak Gray akan terlaksana.
“Orang-orang dulu mengritik Ronaldo karena alasan yang sama,” ujar Shakespeare seperti dikutip dari BBC.
“Dengan serangakaian laga dan pengalaman, itu akan datang nantinya,” pungkasnya.
Leicester City sendiri akan menjalani laga sulit meski bermain di markas mereka, King Power Stadium dengan menjamu Liverpool dalam laga EFL Cup, Rabu (20/09).






