Beritaboladunia.net – Tidak mudah bagi Paris Saint-Germain mendatangkan pemain berkelas dunia dengan nominal transfer selangit memperkuat skuatnya. Usai menjalani laga Ligue 1 Perancis hingga pekan kelima, akhirnya kisruh terjadi antara bintang baru mereka, Neymar dan bintang senior yang sudah lebih dulu dipuja publiknya sendiri, Edinson Cavani.
Seperti dilaporkan L’Equipe, Neymar dan Cavani terlibat pekelahian di ruang ganti timnya karena berebut mengeksekusi bola mati. Kapten tim, Thiago Silva sampai turun tangan melerai keduanya cekcok di ruang ganti mereka.
Awalnya terjadi ketika Paris Saint-Germain berhasil mendapatkan tendangan bebas ketika melawan Lyon akhir pekan lalu, perebutan menjadi eksekutor sempat dilakukan Cavani dengan Dani Alves. Usaha tersebut dilakukan Dani Alves demi Neymar bisa menendang tendangan bebas tersebut.
Kemudian, Paris Saint-Germain dihadiahi pinalti oleh wasit. Kali ini perebutan dilakukan sendiri oleh Neymar dan Cavani meski akhirnya striker asal Uruguay menang dalam perdebatan tersebut. Sayang, Cavani justru gagal menjadi eksekutor pinalti tersebut.
Cavani pun buka suara dan menurutnya persoalan internal tim terlalu dibesar-besarkan media. Cavani merasa berhubungan baik dengan Neymar dan respek dengan pemain lainnya.
“Hal itu terlalu dibesar-besarkan. Saya tidak tahu kenapa sampai ada berita itu. Kebenarannya adalah bahwa hal seperti ini normal di sepak bola,” kata Cavani.
“Saya mendengar berita itu ketika sedang berbicara dengan kakak saya. Orang-orang berkata bahwa Cavani tidak memberikan penalti kepada Neymar dan Cavani memiliki masalah dengan Neymar,” ucap Cavani.
“Kebenarannya adalah tidak terjadi apa-apa. Neymar baru saja bergabung dengan PSG. Tentu saja dia selalu menjadi sorotan,” ujar Cavani.
“Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami beradaptasi dengan baik. Bahkan, kami bisa beradaptasi dengan cepat,” tutur Cavani.






