Pellegrini Mengaku Menderita Saat Menangani Madrid

Beritaboladunia.net – Mantan manajer Real Madrid, Manuel Pellegrini mengenang kembali masa kepemimpinannya semasa menangani Real Madrid sebagai masa terburuk dalam karirnya. Pellegrini merasakan banyak masalah dalam timnya dan kondisinya tidak kondusif. Pellegrini datang disaat yang tidak tepat hingga akhirnya diputuskan kontraknya oleh manajemen klub.

Pellegrini sempat mengarsiteki Real Madrid tahun 2009 lalu, saat itu Real Madrid meraih 36 kemenangan, lima kali ditahan imbang dan menelan tujuh kekalahan. Real Madrid pun puasa gelar semasa ditangani Pellegrini kala itu hingga akhirnya berujung pemecatan dari kursi jabatannya.

Pellegrini mengungkap kesalahan saat itu muncul ketika susunan pemain Real Madrid terlihat berantakan. Jumlah pemain yang tidak dibutuhkan dirinya berlebih namun pemain yang diandalkan dirinya justru pergi dari Real Madrid. Permasalahan tersebut yang menjadi pemicu dirinya gagal sukses di Real Madrid.

Kini Manuel Pellegrini mencoba lembaran baru di Liga Super Tiongkok dengan menangani Hebei China Fortune, musim panas tahun lalu dirinya memutuskan mundur dari Manchester City setelah pihak klub selalu mengaitkan Pep Guardiola sebagai manajer terbaru mereka.

“Periode di Real Madrid adalah yang paling menyakitkan dalam karier saya,” ucap Pellegrini dikutip Marca.

“Tim tidak komplet dan saya menghadapi beberapa masalah,” kata pelatih berumur 63 tahun itu.

“Kami memang mendatangkan beberapa pemain bintang, tetapi memiliki terlalu banyak striker dan gelandang. Pemain yang ingin saya pertahankan pun terpaksa dijual,” tutur Pellegrini.