Nyanyikan Lagu Anti Yahudi, Morata Tegur Fans Chelsea

Beritaboladunia.net – Ada sebuah berita yang sudah menimpa bintang baru Chelsea, yakni Alvaro Morata. Hal ini terjadi setelah timnya berhasil untuk mengalahkan Tottenham dengan skor akhir 2-1. Semuanya sudah berawal dari aksi fans chelsea yang tengah menyanyikan lagu anti-Yahudi.

Melalui akun Twitter pribadinya, Morata sudah menuliskan perasaannya selesai laga tersebut. Dirinya pun sudah meminta kepada pendukung Chelsea agar tak melakukan aksi rasisme dengan menghormati pendukung manapun.

“Sejak saya sampai, saya merasakan dukungan kalian untuk setiap hari, kalian sangat hebat dan saya memohon kepada semuanya agar bisa menghormati siapapun!” tulisnnya di sana.

Bukan pertama kalinya fans The Blues terlibat dalam urusan yang berkaitan dengan sebuah rasisme. Usai berhasil mengalahkan Leicester, para suporter Chelsea lalu menyanyikan lagu Anti-Yahudi yang dikaitkan dengan bintang skuat biru tersebut.

Kepindahannya ini dari Real Madrid dengan cepat sudah menjadikan Morata sebagai bintang di klub barunya itu. Hal ini terjadi karena Morata sudah berhasil membawa gol ketiganya kemarin selama musim ini, yang sudah dilakukan dalam laga kontra Tottenham kemarin.

Kemenangan Chelsea sudah dihadiahi para fansnya dengan menyanyikan lagu anti-Yahudi yang sengaja ditujukan pada Tottenham. Klub itu mayoritas suporter Yahudi.

“Alvaro, Alvaro. Dia datang dari Madrid, dia sudah membenci kalian (Yahudi),” olok mereka dalam nyanyian tersebut seperti yang dilansir ESPN.

Dalam konferensi pers yang sudah digelar usai laga, sejumlah media telah menanyakan terkait isu Sebelumnya, pihak Chelsea sudah meminta agar konfirmasi terkait insiden tersebut kepada Morata. Namun penyerang yang berdarah Spanyol itu tak mau untuk dihubung-hubungkan dengan hal tersebut.

“Baik dia maupun klub sudah meminta kepada para pendukung untuk bisa berhenti menyanyikan lagu itu,” katanya.

Pada momen sebelumnya, para pendukung Chelsea juga pernah melakukan aksi serupa ketika tim pujaan mereka menghadapi Tottenham dalam laga semifinal Piala FA pada April lalu.