Beritaboladunia.net – Manajemen Paris Saint-Germain buka suara terhadap sikap UEFA yang mencurigai mereka telah melanggar Financial Fair Play musim panas ini. Pembelian pemain seperti Neymar dan Kylian Mbappe diyakini sudah membuat tim kehilangan dana lebih dari 400 juta euro dan dana tersebut dipercaya melanggar kebijakan yang sudah ditetapkan UEFA.
Paris Saint-Germain menyatakan kondisi keuangan mereka masih dalam kondisi bagus dan mereka selalu melaporkan kegiatan mereka dalam merekrut pemain, namun UEFA masih terus berupaya menyelidiki proses mega-transfer yang mereka lakukan.
Pihak klub juga berdalih memiliki nama-nama besar yang menghuni susunan timnya, para pemain tersebut merupakan aset berharga yang dimiliki klub dan siap dilepas oleh manajemen jika harus dilakukan demi memenuhi syarat Financial Fair Play.
Mereka juga sangat yakin pendapatan mereka semakin meningkat dari musim ke musim hingga memungkinkan untuk melakukan proses transfer dengan nominal fantastis. Bahkan mereka sesumbar masih akan mengalami peningkatan pesat di masa mendatang.
Pernyataan resmi PSG berbunyi: PSG ingin memastikan bahwa kondisi keuangan klub masih sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan oleh aturan Financial Fair Play sampai dengan 2018. Karena itu, pihak klub terkejut dengan penyelidikan yang dilakukan UEFA karena PSG selalu memberikan informasi. PSG menginformasikan kepada UEFA setiap operasi transfer semua pemain musim panas ini, seperti yang diharuskan. PSG sangat yakin bisa menaati seluruh aturan Financial Fair Play pada musim 2017-18 ini.






