Beritaboladunia.net – Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta menjadikan Lionel Messi sebagai tolak ukur kesuksesan mantan timnya tersebut. Kali ini Joan Laporta mendapati Lionel Messi semakin tidak nyaman berada di Barcelona setelah gagal dalam Piala Super Spanyol dan polemik kebijakan transfer tim semakin tidak menentu.
Kali ini Joan Laporta menyuarakan pendapatnya untuk melengserkan Presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu karena dinilai sudah gagal membawa Barcelona pada kejayaan mereka. Bartomeu yang menjadi penyebab keterpurukan Barcelona dan membuat para pemain termasuk sang mega-bintang Lionel Messi semakin tidak nyaman.
Laporta sempat mengunggah pernyataan terkait pelengseran Bartomeu di akun Twitternya. Laporta melihat Bartomeu gagal dalam mempertahankan bintang mereka, Neymar hingga berimbas internal tim semakin tidak kondusif.
Seiring kepergian Neymar, Barcelona menelan kekalahan dalam Piala Super Spanyol dari Real Madrid dan harus mengakui keunggulan mereka lebih superior dari Barcelona. Hingga kini, Barcelona masih belum menemukan solusi tepat untuk mendatangkan sejumlah incaran mereka yang diyakini bisa menjadi pengganti Neymar yang sepadan.
Nama-nama seperti Ousmane Dembele, Philippe Coutinho dan kandidat lainnya masih mengalami kebuntuan dalam proses negosiasi dengan pemilik pemain bersangkutan dan masih berusaha padahal bursa transfer musim panas sudah tinggal menghitung hari hingga akhir bulan Agustus mendatang.
Laporta merupakan sosok Presiden Barcelona yang sempat kalah dengan kandidat lainnya Sandro Rossel, menyusul Rossel terpaut dengan sejumlah kasus penggelapan pajak dan korupsi maka otomatis wakilnya saat itu, Josep Maria Bartomeu naik pangkat menjadi Presiden Barcelona.
“Jika ingin #Messi terus bahagia di Barca, kita harus segera menyingkirkan Bartomeu,” tulis Laporta.
Si volem que #Messi continuï a gust al Barça hem de fer fora Bartomeu immediatament #ViaForaBartomeu
— Joan Laporta Estruch (@JoanLaportaFCB) August 20, 2017






