Beritaboladunia.net – Legenda Inter Milan sekaligus pemilik jabatan sebagai petinggi Inter Milan saat ini, Javier Zanetti merupakan mantan pemain yang berdedikasi tinggi untuk timnya. Kesuksesan sebagai pemain sudah terbukti membuat Inter Milan penah meraih kejayaan hingga di akhir karirnya sebagai pemain diapresiasi menjadi wakil Presiden Inter Milan saat ini.
Javier Zanetti merupakan kapten di timnya selama berkiprah menjadi pemain dan dirinya termasuk bek sayap yang paling setia bersama Inter Milan. Zanetti juga dikenal sebagai bek sayap terbaik dunia di masa keemasannya hingga menjadikan Inter Milan meraih treble winner tahun 2010 lalu di bawah kepelatihan Jose Mourinho.
Memiliki sejumlah prestasi sebagai pemain dan petinggi Inter Milan, ternyata ada satu kegagalan besar yang dirasakan Javier Zanetti. Legenda asal Argentina tersebut merasa gagal mengangkat tinggi prestasi Adriano sebagai pemain andalan Inter Milan bahkan kini Adriano sudah berubah menjadi pemain yang bukan memiliki talenta bagus.
Adriano sendiri sempat dinobatkan sebagai penerus ‘Ronaldo Nazario de Lima’ namun sayang Adriano justu punya gaya kehidupan kurang baik ditambah lagi meninggalnya sang ayah membuat Adriano semakin depresi.
Zanetti merasa sempat merasa bertanggung jawab atas karir Adriano namun usahanya cenderung gagal bahkan kini Adriano semakin terpuruk dengan kehidupannya.
“Saya sempat berpikir kami sudah menemukan Ronaldo baru. Tapi dia datang dari favela (lingkungan kumuh di Brasil). Ketika Anda berasal dari nol dan tiba-tiba mendapatkan semuanya, itu terasa aneh,” kata Zanetti dikutip Football Italia.
“Adriano bukan menjadi dirinya lagi sejak ayahnya meninggal. Padahal sebelumnya dia selalu mendedikasikan setiap gol buat ayahnya tersebut,” ungkap mantan pemain Inter Milan ini.






