Beritaboladunia.net – Bom yang terjadi di kota Manchester memang sudah menjadi perhatian dunia terkait teror. Setidaknya puluhan korban jiwa dan ratusan cedera serius dalam kejadian tersebut, kejadian memang sedang terjadi di pusat kerumunan konser Ariana Grande. Keramaian tersebut dimanfaatkan peneror untuk melakukan aksi kejamnya.
Ternyata kejadian tersebut berpengaruh kepada Paul Pogba, pemain termahal Manchester United dan Dunia saat ini. Paul Pogba memang merupakan seorang Muslim bahkan dirinya taat sesuai dengan agamanya tersebut. Terlihat ketika Paul Pogba menjalani jeda kompetisi musim panas dengan melakukan ibadah Umroh.
Paul Pogba mengakui sulit menjalani kehidupan pasca kejadian teror bom Manchester, kejadian teror bom selalu dikaitkan dengan warga Muslim dan selalu jadi bahan tudingan di Eropa. Namun sebagai seorang Muslim yang baik Pogba tidak menyebut agama dan hal lainnya yang menjadi penyebab.
Pogba hanya berharap bisa kembali punya hubungan yang utuh dengan warga non-Muslim, setidaknya harus kuat menghadapi tudingan warga Eropa yang sebagian besar adalah Kristiani. Paul Porgba memang mengutuk para pelaku dan kehidupan seorang Muslim selanjutnya tidak akan hanya bergantung dengan para peneror.
“Itu menjadi momen yang sulit tapi Anda tak bisa menyerah. Kami tak bisa membuat mereka pelaku selalu ada di kepala kami. Kami harus bertarung akan itu,” ujarnya kepada Mirror.
“Hal menyedihkan terjadi tapi Anda harus tetap hidup. Anda tak bisa membunuh manusia, itu adalah hal gila. Saya tak mau mengatakan agama di sini. Ini bukan tentang islam dan semua orang tahu itu. Saya tak akan menjadi satu-satunya orang yang mengatakan itu,” tambah dia.
Terkait penampilannya di Manchester United, Pogba masih mendapat cibiran sebagai pemain termahal Dunia namun kontribusinya tidak sesuai dengan harga fantastis yang sudah dikeluarkan Manchester United untuk Juventus.
Portal berita sepak bola terupdate






