Beritaboladunia.net – Real Madrid memang mendapatkan ujian bertubi-tubi setelah menjadi tim tersukses musim lalu. Kini Real Madrid dihadapkan kembali dihadapkan kasus hukum yang dialami para pemainnya, sebelumnya Cristiano Ronaldo dituduh atas kasus penggelapan pajak oleh otoritas pajak Spanyol kemudian kini Luca Modric yang akan mendapatkan sanksi dari Pengadilan Tinggi Kroasia akibat pernyataan palsu.
Gelandang Real Madrid asal Kroasia tersebut memang diketahui mendapatkan panggilan dari Pengadilan Tinggi di negaranya sebagai saksi penggelapan dan penipuan pajak yang dilakukan oleh mantam Direktur Eksekutif Zagreb, Zdravko Mamic.
Yang menjadi permasalahan ketika Mamic melakukan tindak pidana tersebut terkait kepindahan Luca Modric dari Dinamo Zagreb ke Tottenham Hotspur tahun 2008 lalu. Hal ini yang membuat Luca Modric harus hadir dalam sidang yang dilakukan di Zagreb namun sayangnya Luca Modric tidak menjalani sidang dengan baik hingga mengancam dirinya juga akan menjadi tersangka.
Awalnya Luca Modric memberikan pernyataan bahwa Mamic memang melakukan kesalahan terkait transfernya kala itu, namun sesaat berselang Luca Modric malah merevisi pernyataannya dengan alasan tidak mengerti apa yang menjadi pertanyaan yang diajukan oleh Jaksa.
Seperti yang dilaporkan Marca, hal tersebut langsung membuat ruang sidang menjadi gaduh dan dirinya mendapat kecaman dari seluruh penonton pengadilan. Hingga akhirnya pihak pengadilan memutuskan untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait pernyataan Luca Modric tersebut.
Luca Modric pun terancam hukuman pidana setelah mengubah pernyataan yang diubahnya tersebut. Dalam Undang-Undang Kroasia, Luca Modric akan dijerat pasal 305 ayat 1 Criminal Code/11 yang menyatakan pernyataan palsu di Pengadilan akan terancam kurungan penjara minimal enam bulan dan paling lama kurungan lima tahun penjara.
Portal berita sepak bola terupdate






