Beritaboladunia.net – Bek kanan Juventus, Dani Alves mengakui kekalahan timnya merupakan buah dari performa bagus Real Madrid. Dani Alves merasa dirinya dan rekan-rekan tidak mampu mempertahankan hasil imbang di babak pertama dengan skor 1-1 dan di babak kedua Real Madrid justru menambah tiga gol keunggulan mereka.
Pertandingan final Liga Champion musim ini membuat Real Madrid jadi juara setelah skor telak 4-1 jadi hasil menyakitkan untuk Juventus. Dani Alves merasa timnya sudah memberikan perlawanan di babak pertama namun sayang Real Madrid malah menampilkan performa superior mereka di babak kedua dan Juventus malah mengalami penurunan performa.
Juventus harus rela mengubur impian mereka raih juara Liga Champion setelah terakhir menjadi juara tahun 1996 lalu. Dani Alves bahkan mengakui Juventus tidak menampilkan performa pertahanan solid mereka hadapi Real Madrid dalam laga tersebut.
“Kami berhasil mencetak gol penyeimbang, tapi pada babak kedua, Madrid bermain jauh lebih baik. Saya rasa kami sudah memperkirakan level permainan mereka itu. Masalahnya adalah kami tidak bertahan sebaik yang biasa kami lakukan,” cetus Alves kepada Mediaset Premium.
Sebagai pemain berpengalaman di Liga Champion, Dani Alves sadar jika sedikit saja konsentrasi sebuah tim mengalami penurunan makan tim sekaliber Real Madrid sudah pasti menghukum mereka dengan kekalahan. Hal tersebut yang dialami timnya saat itu dan dengan susunan pemain berkualitas Real Madrid, tim besar Italia tersebut harus rela kehilangan peluang emas mereka juarai kompetisi ini.
“Jika anda gagal menjaga intensitas dan konsentrasi kami di level tertinggi sepanjang pertandingan, Real Madrid akan menghukum anda. Mereka akan melakukannya dengan cepat karena memiliki banyak talenta hebat di tim mereka.”
Portal berita sepak bola terupdate






