Beritaboladunia.net – Bek AS Roma, yakni Antonio Rudiger sudah mengeluhkan kondisi saat berada di sepakbola Italia yang saat ini sudah menjadi ladang rasisme. Menjadi lebih buruk lagi dikarenakan otoritas yang sudah berwenang seperti tak mau melakukan tindakan tegas untuk menghilangkan hal itu semua. Dari waktu ke waktu, masih belum ada hasil dari kampanye yang bertuliskan ‘No to Racism’ yang selama ini sudah digalakkan oleh FIFA.
Maka tak heran jika Rudiger pun mengeluhkan hal tersebut. Pasalnya pada musim ini ia pun sempat menjadi korban rasisme dan ironisnya bukan dilakukan oleh suporter lawan, melainkan sesama pemain! Pemain tersebut adalah Senad Lulic, pemain yang dimiliki Lazio, yang sudah mengucapkan kata-kata yang tidak pantas diucapkan yang menyangkut Rudiger usai Lazio mengalami kekalahan melawan Roma dalam pertemuan kedua tim ini saat di putaran pertama musim ini.
Bukan hanya Rudiger saja, musim ini sudah tercatat ada dua kali tindakan rasisme yang sudah diterima oleh dua orang pemain lain. Pertama yang sudah menimpa Mehdi Benatia, masalahnya karena dia orang Maroko. Yang baru-baru ini sudah dialami oleh Sulley Muntari yang mendapatkan ucapan yang tidak pantas saat Pescara bertandang ke markasnya Cagliari.
“Saya sudah menganggap jika ini menjadi hal yang serius karena kita tak mungkin lagi menghiraukan hal-hal semacam ini. Rasisme merupakan isu yang sangat besar. Insiden yang sudah menimpa Benatia dan saya pun sering terjadi juga disini dan karena nya perlu ada tindakan nyata disini,” terang Rudiger.
Portal berita sepak bola terupdate






