Beritaboladunia.net – Paris Saint-Germain sudah gagal meraih gelar Ligue 1 Perancis setelah AS Monaoco memastikan diri tidak mungkin lagi terkejar di sisa satu laga lagi yang mereka belum jalani. AS Monaco berhasil mematahkan dominasi Paris Saint-Germain yang menjadi juara selama empat musim berturut-turut.
Paris Saint-Germain memang kurang bagus jalani kompetisi musim ini, setelah ditinggal oleh manajer Laurent Blanc dan hengkangnya Zlatan Ibrahimovic. Hingga akhirnya AS Monaco berhasil meraih kemenangan dengan skor2-0 atas St Etienne.
Gelandang Paris Saint-Germain, Thiago Motta kecewa dengan hasil buruk klubnya musim ini, namun kesempatan satu lagi raih trofi masih terbuka ketika Paris Saint-Germain sudah menjadi finalis Coupe de France. Pertandingan ini harus dimenangi demi meraih satu trofi yang didapat Paris Saint-Germain musim ini.
“Tentu saja menyakitkan [karena Monaco juara]. Kemenangan Monaco adalah kekalahan kami. Perburuan gelar seimbang, tapi Monaco lebih konsisten daripada kami,” ucap Motta pada Goal.
“Mereka harus mendapatkan ucapan selamat, mereka adalah tim terkuat, mereka pantas mendapatkan gelar.”
“Kami harus memanfaatkan final Coupe de France. Kami punya peluang melampaui rekor Marseille yang telah menjuarai 10 gelar dalam kompetisi ini. Ini insentif, tapi yang paling penting adalah menjuarai gelar lainnya,” sambung pemain asal Italia tersebut.
Masa depan Thiago Motta masuh belum jelas, hingga saat ini pemain berusia 34 tahun tersebut masih belum ditawarkan kontrak baru oleh pihak klub. Namun Motta sedang dalam proses mendiskusikan hal tersebut.
“Saya sangat berterima kasih pada pendukung dan klub. Sudah lima tahun setengah saya di sini, dan saya bahagia. Belum ada keputusan [soal masa depan], tapi saya bisa katakan sedang diskusi dengan klub dan presiden berjalan baik,” jelas Motta.
Portal berita sepak bola terupdate






