Bek Real Madrid Ini Merasa Bersalah Atas Kekalahan Timnya Di El Clasico

445

Beritaboladunia.nt – Marcelo, bek Real Madrid ini ternyata sedang tak percaya diri. Dia mengaku bersalah atas kekalahan yang sudah dialami oleh Real Madrid dari Barcelona pada saat laga El Clasico, Minggu (23/4/2017) atau Senin dinihari WIB. Dalam laga lanjutan La Liga tersebut, Madrid yang dalam laga tersebut bermain dikandang Santiago Bernabeu, dipaksa harus menerima kekalahan mereka dengan skor 2-3.

Lionel Messi yang sudah menjadi musuh bagi Madrid dalam laga tersebut. Gol kedua dirinya yang sudah ditujukan ke gawang tuan rumah pada saat injury time nyatanya sudah mengubur mimpi indah Madrid demi mengamankan satu poin saja.

Usai laga Marcelo ternyata sedang diwawancara oleh beberapa media, dia mengatakan jika gol tersebut seharusnya tak terjadi jika dia bisa bertindak lebih cepet untuk menghentikan jalan Messi saat ia sedang melakukan serangan balik. Messi malah berhasil membuat gol karena mendapatkan umpan matang dari Ivan Rakitic.

“Itu menjadi kesalahan saya, kejadian itu bisa terjadi pada siapa saja namun saya tetap menyadari itu kesalahan saya,” kata Marcelo usai pertandingan yang sudah dilansir Marca.

Marcelo sendiri sebenarnya tak bermain buruk dalam laga bertajuk El Clasico edisi 174 ini. Sejak awal pertandingan berlangsung dia terlihat berusaha dengan keras untuk mengawal Messi. Bahkan bek asal Brasil ini sempat melukai mulut La Pulga ketika sedang berdual memperebutkan bola saat bermain di babak pertama.

Pelatih Barcelona, yakni Luis Enrique malahan memuji penjagaan yang dilakukan oleh Marcelo tersebut. Menurutnya, Marcelo sudah merepotkan pasukannya saat dirinya sedang bertahan maupun menyerang.

Marcelo sudah menjadi kreator bagi lahirnya gol kedua yang sudah diciptakan Madrid pada menit ke 85. Melalui umpan yang sangat matang disodorkannya dari sisi kiri, bola itu pun mampu diteruskan dengan baik oleh James Rodriguez menjadi gol untuk Real Madrid.

Namun sayangnya, Madrid malah keasikan untuk menyerang saat posisi keduanya sedang imbang.

“Kami menyerang saat berada di skor 2-2 sebab kami sudah merasa jika bola lebih jauh daripada gol kami sebelumnya, permainan kami semakin baik,” tutup Marcelo.