Pep Guardiola Merasa Tekanan Di Spanyol Dan Inggris Berbeda

194

Beritaboladunia.net – Manajer Manchester City, Pep Guardiola merindukan tekanan yang ada di Spanyol dan Jerman. Pep Guardiola memang diketahui pernah menjadi manajer dua klub besar Barcelona dan Bayern Munchen. Namun ada perbedaan ketika dia datang ke Liga Premier Inggris yang justru lebih memaklumi kinerjanya dibanding kedua negara sebelumnya.

Manchester City sudah pupus harapan untuk meraih gelar juara Liga Premier Inggris musim ini dan dipastikan tersingkir dari Liga Champion. Namun supporter Manchester City tetap memberikan kesempatan untuk dirinya bisa kembali lebih baik menangani tim tersebut meraih trofi di masa mendatang.

“Di sini, saya sedikit merindukan tekanan. Terutama di Spanyol dan Jerman, tekanan pada pemain lebih besar, pada manajer dan yang lainnya juga. Di sini semuanya lebih tenang. Klub ini luar biasa, semuanya saling mendukung,” tutur Guardiola di Goal International.

“Namun kadang ketika anda menyadari anda tak boleh kalah, anda merasakan tekanan. Karena anda akan dikritik. Untuk membuat pemain dan klub berkembang, anda harus membuat mereka percaya bahwa mereka tak boleh kalah. Perbedaannya di sini adalah soal mental, bukan kualitas.”

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa kehadirannya sebagai manajer Barcelona mendapatkan terus tekanan dari media hingga membuat dirinya bisa termotivasi untuk terus berkembang. Spanyol dan Jerman sama memiliki tekanan di banding Inggris yang lebih bersahabat kepada jajaran klub.

“Saya amat senang di Barcelona dan Bayern. Saya juga menikmatinya di sini. Media, tentu saja, ketika kami kalah kami akan dibunuh. Hal ini terjadi di mana saja. Namun apapun yang terjadi, suporter akan terus bertepuk tangan pada kami. Di Spanyol, itu takkan terjadi. Ini pertama kalinya dalam hidup saya.”