Donnarumma Melakukan Blunder, Diharapkan Dia Bisa Bermain Lebih Rileks Lagi

122

Beritaboladunia.net - Vincenzo Montella baru-baru ini telah melakukan pembelaan kepada Gianluigi Donnarumma yang sudah membuat AC Milan gagal untuk meraih kemenangan mereka saat mereka sedang bertandang ke kandang Pescara saat laga lanjutan Serie A di pekan ke-30.

Milan memang sudah diprediksi bisa menang dengan mudah, namun mereka akan tertinggal lebih dulu dulu karena gol bunuh diri yang sudah dilakukan oleh Gabriel Paletta. Gol tersebut terjadi karena Paletta, sebenarnya dia ingin melakukan operan bola, namun sayangnya operan bolanya tak bisa dikontrol dengan baik oleh Donnarumma dan terjadilah bola yang melesak masuk sendiri ke gawang milik timnya.

Walaupun hasil yang mereka dapatkan sangat mengecewakan, Montella tetap memuji kemampuan yang diperlihatkan oleh Donnarumma. Bahkan lebih menarik, Montella memberikabn saran kepada Donnarumma agar bisa lebih rileks lagi jika bermain.

“Sebuah kesalahan itu biasa terjadi, Gigio (Donnarumma) saat ini hanya butuh untuk lebih rileks lagi,” tutur Montella saat menanggapi tentang blunder sang iper utama Milan seperti yang sudah dikutip dari Football Italia.

“Kesalahan itu terjadi karena Milan memang sedang dalam sebuah tekanan. Terlebih, lagi gol tersebut membuat laga mereka harus berakhir dengan hasil imbang. Jika pertandingan itu berakhir dengan kemenangan yang didapatkan Milan, maka kondisi untuk di internal Milan mungkin saja gol bunuh diri itu akan menjadi masalah. Mereka sudah membuat sebuah lelucon blunder yang dlakukan oleh Donnarumma sebagai sebuah bahan candaan,” lanjutnya.

“Ada sebuah kesalahpahaman, Paletta memang sedang ditekan dengan para pemain lawan dan Donnarumma saat itu sedang berada dalam posisi yangtepat (untuk bisa menerima bola), dia hanya merasa sedikit melakukan kesalahan di sentuhan pertamanya,” tutur Montella.

Hasil ini membuat Milan kini masih tertahan pada posisi ke tujuh pada klasemen untuk bisa mengemas sebanyak 54 poin. Peluang mereka ini untuk bisa lolos ke babak utama di Liga Europa pada musim depan masih terbuka karena mereka masih menyisakan delapan pertandingan lagi