Beritaboladunia.net – Kasus korupsi yang menghadirkan terduga Neymar memang hingga kini masih dalam proses pengadilan, dan masih belum menemukan hukuman yang akan memberatkan pemain Barcelona asal Brazil tersebut. Neymar terbukti bersalah dengan sejumlah dewan Barcelona dan Santos telah bekerja sama membuat laporan palsu atas transfer yang dilakukan Barcelona tahun 2013 lalu.
DIS adalah perusahaan yang pernah bertanggung jawab atas kepemilikan Neymar semasa pemain bersangkutan masih berusia 17 tahun, DIS mengklaim Neymar sebagai pemainnya dengan telah membelinya sebesar 1.5 juta Euro dan sesuai kesepakatan DIS punya 40 persen dari hak yang dimiliki Neymar. Namun akhirnya DIS melaporkan Neymar dan keluarganya yang telah diduga memberikan laporan palsu terkait kepindahan Neymar ke Barcelona dari Santos, DIS merasa dirugikan karena mendapat persentase nilai transfer yang lebih kecil dari Santos.
Pendiri DIS Delcir Sonda menegaskan bahwa Neymar kini tidak pantas dijadikan sebagai panutan dan anak-anak yang memakai jersey Barcelona menggunakan namanya berarti telah mendukung aksi korupsi seperti yang dilakukan Neymar terhadap perusahaannya. Buntut dari kejadian ini Sonda melaporkan Neymar ke jalur hukum karena merasa dirugikan oleh Neymar.
“Saya dikhianati oleh Neymar, oleh ayahnya dan ibunya. Ada kecurangan yang didalangi Neymar, orang tuanya dan Barcelona melalui kontrak palsu,” cetusnya.
“Neymar telah berbohong dan terus berbohong, hingga hari ini. Neymar bukan panutan untuk anak-anak kita. Kita berada di tengah-tengah korupsi besar dan butuh panutan untuk anak-anak. Kita tidak dapat menoleransi korupsi.”
Proses pengadilan masih berjalan hingga kini dan Neymar menjadi terduga bersama ayah dan ibunya, selain itu pengadilan yang diadakan di pengadilan tinggi Spanyol ini juga akan dihadiri oleh jajaran petinggi Barcelona seperti Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan pendahulnya, Sandro Rosell.
Portal berita sepak bola terupdate






