Beritaboladunia.net – Statistik pemain muda Manchester United (MU), yakni Marcus Rashford, tak sehebat seperti musim lalu. Rashford telah mengungkapkan hal tersebut telah disebabkan karena permainannya yang berbeda.
Pesepakbola yang masih berusia 19 tahun ini sudah menjalani musim debutnya sejak 2015-2016 ketika sedang dilatih Louis van Gaal. Rashford ‘memperkenalkan diri’ dengan berhasik membobol gawang Arsenal dua kali agar bisa memenangkan ‘Setan Merah’ dengan skor 3-2 di Premier League, dan menandainya dengan 8 gol serta dua assist dalam 18 kali penampilan di semua ajang.
Seiring dengan pergantian manajer, awalnya muncul kekhawatiran bahwa Rashford tak akan banyak dilibatkan oleh Jose Mourinho. Prediksi itu ternyata salah. Sepanjang musim ini Rashford pun telah dimainkan dalam 38 pertandingan MU dengan berhasil membuat tujuh gol dan tiga assist.
Zlatan Ibrahimovic sudah menjadi ujung tombak utama untuk MU pada musim ini sehingga Rashford pun lebih banyak beroperasi di sektor sayap. Menurut Rashford hal itu yang menjadi factor yang sudah memengaruhi performanya, sekalipun adanya keuntungan di balik perubahan posisinya tersebut.
“Secara keseluruhan, permainanku saat ini sangat berbeda. Sejauh ini aku tengah bermain di posisi melebar dan hal itu sudah membantuku untuk bisa mengetahui apa yang para penyerang inginkan ketika sedang bermain melebar,” ungkap Rashford di Mirror.
“Hal tersebut membantuku untuk tahu apa yang memang pemain sayap inginkan ketika aku sedang bermain di tengah,”lanjutan dari pemain internasional Inggris tersebut.
“Penyerang modern adalah bukan hanya menjadi pemain nomor 9 atau 10 atau seorang pemain sayap. Mereka adalah orang yang akan bisa memerankan semua posisi kalau dibutuhkan.”
“Kupikir aku merupakan pemain bernomor 9, tapi kalau aku harus bisa bermain di posisi lain dalam pertandingan-pertandingan tertentu maka itulah harus bisa Anda lakukan dan itu adalah bagian dari karakter yang Anda miliki,” lugas Rashford.
Portal berita sepak bola terupdate






