Beritaboladunia.net – Joe Hart mengakui bahwa ia sampai saat ini sudah banyak belajar mengenai cara untuk mengatasi kritik terkait dengan performanya saat berada di atas lapangan.
Pemain Manchester City ini yang tengah dipinjamkan ke tim Torino itu sudah membuat dua blunder saat berada di bawah mistar gawang ketika timnya ini bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Inter Milan pada pekan lalu. Namun hal tersebut ternyata tak menjadi sorotan saat di Inggris, tak seperti ketika ia masih berada di City.
Namun sang penjaga gawang tersebut berkeras bahwa ia saat ini sudah banyak mendapatkan pelajaran berharga mengenai bagaimana caranya untuk bisa menghadapi sorotan dari pihak media.
“Jika saya memikirkan semua tentang pendapat orang, maka saya sendiri yang bisa hancur. Ada pasang surut, serta naik turun. Sebagai seorang kiper, bahkan di level amatir sekalipun, bila Anda membiarkan performa anda ini mendikte seluruh hidup yang Anda miliki, maka Anda akan bermasalah,” tutur Hart di Daily Star.
“Anda memang bisa terlalu percaya diri, lalu di hari berikutnya Anda bahkan tak mau menatap siapapun. Saya tahu bagaimana cara saat saya bermain dan posisi saya, serta apa yang memang harus saya lakukan. Namun saya pun seorang manusia dan kadang semua yang dilakukan tak berjalan sempurna, walau saya bukannya tak melakukan usaha keras.”
Hart akan menjadi kapten keempat Inggris di dalam enam bulan ini, usai Wayne Rooney, Jordan Henderson, dan Gary Cahill yang terlebih dulu mendapatkan kehormatan tersebut.
“Ada banyak cara yang berbeda untuk menjadi pemimpin, tidak hanya sekedar menjadi vokal atau meraih caps dengan jumlah tertentu saja. Anda harus bisa berani, membuat keputusan, seperti itu yang harus anda lakukan saat di pertemuan tim.”
Portal berita sepak bola terupdate






