Gundogan Membantah Guardiola Paksakan Pemain City Terapkan ‘Tiki Taka’

Beritaboladunia.net – Ilkay Gundogan membantah bahwa Guardiola memaksakan para pemain untuk bisa menuruti filosofi gaya permainannya di lapangan. Gundogan mengatakan bahwa Guardiola tidak membebani para pemain untuk selalu ikut arahan Guardiola untuk bisa bermain seperti ketika dia melatih Barcelona dan Bayern Munchen.

Bersama Barcelona, Pep Guardiola berhasil membawa Barcelona pada kejayaannya. Barcelona tampil hampir sempurna ketika masih ditangani oleh Pep Guardiola, dia menerapkan konsep ‘tiki taka’ yang menjadi andalannya ketika masih bersama Barcelona.

Kemudian kepergiannya ke Bayern Munchen juga menerapkan gaya permainan yang hampir sama dengan ‘tiki taka’ Barcelona, meski tidak sama persis dan memiliki sedikit perbedaan. Pep Guardiola dikenal dengan manajer yang menampilkan permainan dengan umpan-umpan pendek untuk bisa menekan lini pertahanan lawan.

Kehadiran di Manchester City tidak diawali dengan permainan umpan pendek yang baik, Guardiola dinilai masih memiliki kekurangan untuk bisa menghadirkan permainan seperti itu. Hingga akhirnya Guardiola mendapatkan kritik karena dinilai terlalu memaksakan para pemain untuk mengikuti gaya permainannya bersama klub terdahulu dan gagal menghadirkan tiki taka di sepakbola Inggris.

“Tergantung pada situasi dan juga lawan yang dihadapi. Jika kami bertahan dan kehilangan bola, kami hanya perlu kembali pada posisi semula dan bertahan. Itulah yang Anda lakukan dari waktu ke waktu,” kata Gundogan pada NBC.

“Jika kami menyerang dan semua pemain maju ke depan, kami melakukan tekanan dan berusaha mendapatkan bola kembali secepat mungkin.”

“Lebih baik memenangkan bola di area ini daripada di area sendiri karena membuat lebih mudah mencetak gol,” paparnya.

Kini Manchester united hanya punya harapan untuk merebut gelar juara FA Cup setelah di Liga Premier dinilai cukup berat dan sudah tersingkir dari Liga Champion.