Meski Sulit Diterima, Presiden PSG Tidak Akan Mencari Alasan Atas Kekalahan Mereka

253

Beritaboladunia.net - Paris Saint-Germain datang ke Spanyol dengan harapan tinggi bisa membawa kemenangan untuk lolos ke babak berikutnya, dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champion pada Kamis (09/03) menjadi bukti ternyata ambisi dan harapan mereka harus sirna ketika Barcelona tampil menggempur lini pertahanan mereka. Barcelona berusaha dan membuahkan hasil dengan kemenangan besar sekaligus memastikan diri mereka lolos ke babak berikutnya.

Barcelona menang dramatis pada pertandingan ini, dua pinalti dan beberapa diving yang di lakukan oleh Suarez menjadi penyebab jalannya pertandingan menjadi kontrversial, beberapa pelanggaran yang terjadi juga seharusnya diberikan pinalti untuk kubu PSG namun wasit terlihat lebih menguntungkan Barcelona ketimbang PSG dalam pertandingan ini.

Seusai pertandingan memang sempat ada kecaman dari manajer Unai Emery terkait keputusan wasit, dia menilai wasit lebih memihak kepada tuan rumah di banding mereka.

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al Khelaifi justru tidak sependapat dengan Unai Emery yang dengan vokal bisa mengecam kepemimpinan wasit di lapangan, dia menilai tidak perlu mencari alasan terkait kekalahan menyakitkan ini dan kembali ke permainan Barcelona yang mampu bisa mencetak gol hanya dalam jangka waktu lima menit benar-benar sulit bisa diterima.

“Kami tidak perlu mencari alasan. Meski kami harusnya mendapat dua penalti, tidak ada gunanya mencari alasan. Kami tidak bermain bagus di babak pertama, usai menang 4-0 di leg pertama, tertinggal 1-6, itu amat sulit untuk diterima. Ini sulit untuk diterima, namun kami tidak punya pilihan,” tutur Al Khelaifi menurut L’Equipe.

“Tiga gol dalam tujuh menit, usai tertinggal 1-3 di menit ke-88 adalah sesuatu yang amat sulit.”

“Kami masih belum berbicara dengan para pemain, ini bukan waktu yang tepat.”