Beritaboladunia.net - Gary Lineker, sang legenda kelahiran Inggris ini telah meneteskan air matanya. Bagaimana dirinya ini tidak merasa sedih? Ketika dirinya mendengar kabar, bahwa Leicester City telah memutuskan untuk memecat sang manajer, yaitu Claudio Ranieri pada pekan ini. Leicester memutuskan untuk memecat sang pelatih yang telah membawa klub ke juara Premier League pada musim lalu. Kabarnya, pihak klub juga mengaku bahwa mereka juga melakukan hal ini dengan berat hati.
Memang sang pelatih, yaitu Ranieri telah gagal untuk memberikan performa yang maksimal dari tim pada musim ini, yang di mana The Foxes hanya terpisah dengan satu angka saja dari zona merah, dengan 13 laga yang tersisa yang belum mereka mainkan.
Hal ini telah membuat Ranieri harus kehilangan posisinya di Leicester City, dan setelah kejadian itu dikabarkan Leicester dianggap bahwa mereka tidak tahu terima kasih. Karena telah menendang seorang manajer yang sudah mencatat sejarah yang luar biasa dalam klub.
Sang legenda yang berasal dari inggris, yaitu Lineker merespon kejadian ini di BBC: “Saya meneteskan air mata saya pada malam hari tadi untuk kejadian yang telah menimpa Claudio Ranieri, untuk sepak bola, dan untuk klub saya”
“Itu merupakan keputusan yang sulit untuk dipahami bagi saya, dan bagi para penggemar sepak bola yang mencintai permainan ini” sambungnya.
“Dan saya kira Anda bisa menyebut itu sebagai keputusan panik, namun untuk saya hal itu merupakan keputusan yang salah yang telah diambil oleh Leicester. Dan hal itu tentunya merupakan sesuatu yang sangat menyedihkan untuk saya, karena sang pelatih harus kehilangan posisinya” tutupnya.
Portal berita sepak bola terupdate






