Beritaboladunia.net - Mario Ballotelli sekarang bermain untuk klub Perancis, Nice. Di awal kehadirannya bersama Nice dia sudah melakukan penampilan terbaik, ini terbukti dari 13 pertandingan dia berhasil mencetak 9 gol. Tapi kondisi saat itu seperti berubah 180 derajat, performa Ballotelli menurun bahkan kerap dibangku cadangkan oleh sang pelatih.
Selain dibangku cadangkan, Ballotelli juga sering absen karena hukuman kartu merah yang selalu dilakukannya. Bahkan rekan setimnya, Valentin Eysseric memberikan komentar kepada dirinya, dia menyatakan Ballotelli seperti tidak ingin menyatu dengan Nice.
“Maafkan saya, tapi saya harus jujur. Saya mengatakan apa yang sebenarnya terjadi,” ungkap Eysseric kepada beIN Sport.
“Seperti ada rasa malu saat ia menundukkan kepalanya, Anda melihatnya setiap hari dalam sesi latihan. Dia nampak seperti pemain yang hebat. Tapi dia justru seperti merasa tidak ingin memiliki hubungan dengan kami,” tambahnya.
Ballotelli yang direkrut dari Liverpool dengan status bebas transfer ini memang dikenal dengan sifat tempramentalnya dan kerap kali tidak bisa di atur, bahkan hubungan dia dengan klub sebelumnya juga tidak berjalan dengan mulus.
Eysseric menambahkan juga tentang penampilan Ballotelli ini, dia dikenal sebagai pemain berkualitas yang akan dibutuhkan tim dengan kontribusinya, namun kenyataannya berbanding terbalik dengan harapan yang diinginkan dari beberapa pihak klub tersebut.
“Dia benar-benar mengecewakan. Kami bisa saja memakai jasanya untuk membantu kami dalam permainan. Tapi kami tahu pelatih menuntut ada upaya keras dari timnya. Dia tidak akan senang dengan apa yang ditampilkan oleh Balotelli,” katanya.
Buntut kekecewaan ini terlihat ketika Nice melawan Stade Rennais pada lanjutan pertandingan Ligue 1 akhir pekan lalu, Ballotelli tidak dimasukkan daftar pemain, bahkan tidak sebagai pemain cadangan padahal kondisinya saat ini sedang bugar dan tidak menjalani hukuman.
Portal berita sepak bola terupdate






