Berita Bola - Higuain Salut Dengan Formasi Baru Juventus

117

Beritaboladunia.net – pemain penyerang andalan Juventus, Gonzalo Higuain, belum lama ini dirinya sudah menyebut bahwa keputusan pelatih Massimiliano Allegri mengubah tim untuk bermain dengan formasi 4-2-3-1 adalah bukti kalau dia sendiri memang sudah memiliki keberanian untuk mencoba hal baru saat ini.

Dimana tim berjuluk Si Nyonya Tua telah mendominasi Serie A selama lima tahun terakhir dengan formasi baku 3-5-2 yang terkenal, diciptakan oleh Antonio Conte dan sukses diteruskan oleh Allegri sejak kedatangannya di musim panas tahun 2014.

Namun demikian, mantan pelatih AC Milan itu sendiri memang kini sudah mengubah formasi yang cukup signifikan dengan menggunakan 4-2-3-1 yang jauh lebih agresif lantaran menurunkan lima pemain bertipe menyerang sekaligus sejak awal laga dan hal itu sendiri memang sudah mendapatkan pujian dari Gonzalo Higuain yang notabene adalah pemain ujung tombak juventus.

Pelatih sendiri memang sudah menunjukkan bahwa dia sendiri memang sudah memiliki keberanian untuk mengubah formasi,” ujar striker asal Argentina ini kepada saluran televisi Italia. “Siapapun yang bermain telah menunjukkan bahwa mereka sendiri sudah bisa melakukannya.

Kami sendiri memang masih berharap untuk mengembangkan tim, masih ada jalan panjang di depan. Jika kami bermain seperti ini, maka semua musuh akan kesulitan.”

Dengan formasi ini, kami sendiri memang sudah memerlukan upaya ekstra untuk menyerang. Kami akan tetap memainkan formasi ini dan dengan formasi seperti ini, kami ingin mencoba dan memenangkan gelar Scudetto keenam secara beruntun saat ini

Dimana memang dengan Perubahan formasi yang diterapkan oleh Allegri diawali pada laga versus Lazio di pekan lalu seusai mereka dikandaskan oleh Fiorentina, namun keputusan tersebut berbuah manis, terutama setelah kemenangan 2-0 atas Sassuolo di hari Minggu (29/1) sore waktu setempat.

Di laga-laga tandang lainnya, kami sendiri memang sudah bermain dengan sikap yang salah, namun tidak demikian dengan kali ini dan kami sukses membawa pulang hasil yang kami inginkan.”

Kami masih memerlukan perbaikan dan kami tak boleh melakukan kesalahan. Setelah kekalahan di Florence, sulit untuk menjaga fokus saat tekanan meninggi.”