Berita Bola - Locatelli Meminta Maaf Karena Sudah Mendapat Kartu Merah

75
Italian Soccer Serie A - Milan vs Carpi - Milano - San Siro Stadium - 21/04/2016 Manuel Locatelli - Italian Soccer Serie A - Milan vs Carpi - fotografo: Fabrizio Forte

Beritaboladunia.net – salah satu pemain Gelandang AC Milan Manuel Locatelli belum lama ini dirinya sudah menyatakan permintaan maafnya kepada rekan satu tim karena dirinya sudah diganjar kartu merah dalam pertandingan melawan Juventus, pada Kamis (26/1/2017) dinihari tadi. Dalam pertandingan babak perempat final Copa Italia ini, Milan sendiri memang pada akhrinya harus kalah 1-2 di tangan Juventus.

Locatelli sendiri juga memang sebelumnya sudah menerima kartu kuning babak pertama. Namun satu menit setelah striker AC Milan Barlos Bacca mencetak gol tendangan voli di babak kedua, Locatelli membuat kesalahan dengan menekel Paulo Dybala dan wasit yang memimpin pertandingan langsung memberinya kartu kuning kedua dan langsung diberikan kartu merah.

Saya memang sudah minta maaf pada klub, rekan setim, fans dan pelatih untuk kesalahan yang sudah saya buat ini. dimana memang Saya sendiri sudah paham itu salah dan memang juga sudah tepat untuk mengakuinya,” tutur Locatelli, dilansir dari Football-Italia usai pertandingan.

Kemenangan Juve pada babak delapan besar ini sendiri memang sudah membuka peluang untuk mempertahankan gelar di Coppa Italia. Selain itu, lewat hasil 2-1 Si Nyonya Tua sendiri memang sudah mempertegas fakta bahwa saat ini memang Juventus Stadium masih angker untuk AC Milan karena mereka sendiri memang sudah tidak pernah menang dari total tujuh lawatannya ke sana.

Locatelli sendiri memang juga sudah sadar kalau memang saat ini AC Milan belum dapat mengubah tren di musim ini yaitu mencetak gol balasan di babak kedua. Dia sendiri memang mengatakan kalau saat ini permainan Juve memang sulit dikendalikan sejak awal laga.

Saya sendiri memang sudah tidak tahu apa yang terjadi di awal. Kami sendiri memang telah berbicara sebelum pertandingan, tapi masih tidak mampu menghentikan tren ini. Ketika Anda menghadapi tim-tim besar seperti Juve, tidak mudah untuk membalikkan keadaan,” katanya.