Beritaboladunia.net – Kemampuan yang dimiliki oleh Claudio Bravo saat ini kembali dipertanyakan menyusul kekalahan berat yang telah terjadi oleh Manchester City dari Everton. Statistik bahkan tengah menempatkan Bravo sebagai penjaga gawang terburuk yang pernah ada di antara penghuni 6 besar klasemen sementara Liga Inggris.
Ada empat tembakan Everton yang tengah mengarah ke gawang Man City pada laga di Stadion Goodison Park, Minggu (15/1/2017). Namun, sang penjaga gawang berkebangsaan Chile tersebut telah gagal untuk mementahkan satupun upaya lawan untuk membuat gol. Alhasil Man City telah tumbang dengan skor 0-4.
Kinerja tersebut otomatis telah memperlemah posisinya Bravo di antara palang pintu terakhir di Liga Inggris lainnya. Rasio penyelamatan bagi sang mantan penjaga gawang Real Sociedad ini hanya sebesar 58 persen saja dari total tendangan yang dihadapinya.
Dengan angka tersebut, Bravo saat ini tengah terdampar di urutan ke 14 klasemen berdasarkan rasio penyelamatan. Dia kalah sangat jauh di belakang dari kiper terbaik yakni Tom Heaton dari Burnley yang mementahkan 76 persen upaya lawan.
“Untuk bisa menjuarai Liga Inggris, tim membutuhkan kiper yang dapat diandalkan. Penjaga gawang yang kerap melakukan penyelamatan penting. Bravo memang tidak masuk kategori itu,” kata mantan bek Everton yang kini menjadi analisis.
Kiper 6 besar dengan rasio terbaik adalah Hugo Lloris. Kapten Tottenham Hotspur ini telah berhasil menghalau 74 persen tendangan lawan dari 19 laga yang dilaluinya. Punggawa Arsenal Peter Cech menyusul kemudian di angka 72 persen, lalu diikuti andalan Chelsea yakni Thibaut Courtois (71 persen), kiper Manchester United David de Gea (70 persen), dan juga penjaga gawang Liverpool Simon Mignolet (65 persen).
Perbandingan ini memang jelas sekali membuat keputusan pelatih Man City Pep Guardiola kembali dipertanyakan. Guardiola bersikeras untuk mendatangkan Bravo di awal musim. Padahal Man City sendiri sudah memiliki kiper nomor satu Inggris Joe Hart.
Pertimbangan Guardiola, Hart dirasakannya tidak cocok dengan filosofi yang ingin diterapkannya di Man City. Karena kehilangan tempat, Hart tengah menjalani masa pinjamannya bersama Torino.
Portal berita sepak bola terupdate






