Madrid – Persoalan pelik kini kembali terjadi dalam kubu internal Real Madrid, kapten tim dan wakil kapten berseteru diatas lapangan. Kini Real Madrid tidak hanya dituntut untuk kembali ke jalur kemenangan tapi juga harus mengembalikan situasi kondusif di ruang ganti.
Cekcok antar pemain terjadi ketika Real Madrid ditahan imbang Levante di lanjutan La Liga akhir pekan lalu. Sergio Ramos melihat Marcelo melakukan banyak kesalahan dan menudingnya untuk mengembalikan performa secara sempurna, Ramos ketar ketir timnya akan dikejar oleh Levante meski mereka masih unggul di 10 menit terakhir pertandingan.
“Tidak bisa begitu….kita sedang menang 2-1. Itu masih 50-50 dan tidak ada yang bisa bersantai-santai. Marcelo, Anda terlalu statis,” ujar Ramos.
Dan benar saja, akhirnya Real Madrid kembali kebobolan ketika Giampaolo Pazzini mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-89. Tidak lama berselang, wasit membunyikan peluit akhir dan Real Madrid kembali berbagi satu poin dengan lawannya.
Baca Juga : Atletico Minati Dembele Sebagai Pengganti Griezmann
Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane pun mengakui hasil imbang timnya dirasa tidak pantas karena Real Madrid unggul kualitas di lapangan namun beberapa kesalahan berakibat fatal dan kembali membuat Real Madrid terpuruk.
Namun, Zidane tidak memberikan nama pemain terkait biang kesalahan Real Madrid. Tapi bisa dipastikan, tugas berat menyatukan kembali situasi internal tim sudah menanti Zidane, melihat aksi dua pemain seniornya dilapangan.
“Kami bisa mengontrol permainan, yang tersulit adalah mencetak gol. Kami unggul 2-1, namun pada akhirnya dua kesalahan menghukum kami,” kata Zidane.
(Handi Novandi - Beritaboladunia.net)






