Beritaboladunia.net – Bek dan kapten Real Madrid, Sergio Ramos menyerukan rival abadi Barcelona tidak hanya puas dirinya akan diusir wasit, tapi harus lebih dulu keluar stadion dan dipenjara kepolisian setempat. Ramos kecewa dengan kekalahan timnya dari Barcelona namun semakin geram karena Barcelona memprotes dirinya di kartu merah.
Dalam El-Clasico terbaru, Sabtu (23/12). Real Madrid kalah dengan skor 3-2 dari seteru abadi Barcelona. Ramos beruntung tidak diusir wasit karena menghujam wajah Luis Suarez, kala itu Ramos hanya diganjar kartu kuning. Barcelona pun melakukan protes keras tindakan Ramos kepada wasit.
“Di Barcelona, mereka pasti bilang kalau saya harusnya masuk penjara… bersama Puigdemont (Carles Puigdemont, politisi Catalunya yang diasingkan),” kata Ramos tentang insiden tersebut, seperti dikutip Marca.
Baca Juga : Messi Cetak Assist ke-200 Dengan Sebuah Sepatu
Menanggapi kekalahan diakui Ramos sangat mengecewakan namun Ramos tidak kehilangan kepercayaan diri. Kualitas Real Madrid tetap dianggap mumpuni olehnya, selebihnya hanya perlu berjuang lebih keras lagi mengejar tim Catalan.
Sekedar informasi, saat ini Real Madrid tertahan di posisi keempat dengan berselisih 14 poin dari Barcelona di puncak klasemen.
“Tidak menang di Clasico adalah sebuah kegagalan? Siapapun yang berpikir demikian perlu menengok ke tahun 2017 dan melihat lagi statistiknya. Tidak selalu demikian.”
“Kekalahan ini, juga selisih 14 poin, memang mengecewakan.”
“Tidak mustahil, kami masih bisa menjuarai La Liga. Kami wajib berjuang sampai akhir. Ini saatnya untuk bercermin dan terus berusaha,” pungkas Ramos.






