Beritaboladunia.net – Raksasa Portugal, Benfica menorehkan rekor buruk dalam Liga Champion musim ini. Terakhir, Benfica menelan kekalahan dari FC Basel dengan skor 0-2 dalam laga terakhir Liga Champion, Rabu (06/12). Kekalahan tersebut memastikan Benfica menjadi salah satu tim elit Portugal yang gagal meraih satu poin pun di Grup A.
Undian Grup A menyatakan Benfica tergabung bersama Manchester United, FC Basel, dan CSKA Moskow. Sejatinya mereka diunggulkan karena menempati pot pertama namun fakta justru berbeda seiring kompetisi berjalan, Benfica pun gagal mengulang kisah manis mereka pernah menjuarai Liga Champion dua kali beruntun di masa silam (1960/61 dan 1961/62).
Saat ini Benfica di posisi juru kunci Grup A dipastikan gagal dengan nol poin, bahkan mereka lebih buruk dari tim tanpa raihan poin lainnya Feyenoord di Grup F. Total minus gol Benfica mencapai 13 gol sementara Feyenoord dengan minus 10 gol.
Baca Juga : Peter Bosz Anggap Aneh Klaim Media Spanyol Yang Menyebut Madrid Krisis
Yang paling mencengangkan lagi, Benfica merupakan salah satu raksasa Portugal yang menghasilkan legenda terbaik di negaranya. Sebut saja seperti Pele-nya Eropa, Eusebio. Terbaru nama seperti Ederson dan Victor Lindelof sempat menjadi pemain bertalenta mereka, ada juga Angel Di Maria yang menjadikan Benfica klub Eropa pertamanya.
Kini Benfica gagal menunjukan kualitas mereka sebagai tim terbaik negaranya, bahkan kalah bersaing dengan Sporting CP yang setidaknya akan berlaga di Liga Europa musim ini.
Tapi Benfica masih patut berbangga hati, karena sempat mencatatkan rekor dengan jumlah ultras terbanyak di Eropa. Dukungan mereka bisa menjadi modal bagus kebangkitan mereka di kompetisi Eropa.






