Beritaboladunia.net – CEO Juventus, Giuseppe “Beppe” Marotta kembali akan memberikan Paulo Dybala kontrak baru meski striker andalan Juventus asal Argentina tersebut baru saja meneken kontrak. Terakhir Dybala meneken kontrak bulan April lalu dan kontrak terbarunya berdurasi hingga tahun 2022 mendatang.
Dalam kontrak baru tersebut juga Dybala disematkan klausul pelepasan dirinya hingga 230 juta euro namun terkini usaha Juventus memperpanjang kontraknya selama semusim hingga tahun 2023 adalah usaha mereka menghapus klausul pelepasan tersebut.
Usaha tersebut bukan karena alasan Marotta yang akan mudah melakukan negosiasi jika melepas Dybala dengan harga yang sesuai dengan tim peminatnya, melainkan sebaliknya Dybala diusahakan untuk tidak dibajak oleh tim kaya raya Eropa lainnya.
Baca Juga : Masa Bakti Eder di Inter Diperpanjang Hingga 2021
Marotta melihat nasib nahas Barcelona di musim panas lalu, secara mengejutkan Paris Saint-Germain bersedia dan mampu menebus klausul pelepasan Neymar sebesar 222 juta euro. Hal tersebut tidak akan terjadi di Italia karena bukan tradisi tim Serie A Italia menyematkan klausul pelepasan pemain andalannya.
“Klausul pelepasan lebih populer di Spanyol ketimbang Italia. Kami berhasil mengakuisisi Gonzalo Higuain dan Miralem Pjanic pada musim lalu disebabkan karena hal ini,” ucap Marotta seperti dikutip dari Premium Sport.
“Saya menentang klausul pelepasan dan tidak ada satu pemain Juventus Juve yang memilikinya di dalam kontrak. Barcelona memang menerima 222 juta euro atas kepergian Neymar, tetapi mereka tidak siap untuk kehilangan pemain hebat seperti dia,” tuturnya.






